Kumpulan Soal dan Pembahasan Kimia Unsur Golongan Gas Mulia

Unduh Soal dan Pembahasan Kimia Unsur Golongan Gas Mulia untuk kelas XII SMA/MA

Contoh Soal dan Pembahasan Kimia Unsur Golongan Gas Mulia dari berbagai penerbit buku seperti Erlangga oleh Michael Purba KTSP 2006 dan Unggul Sudarmo Kurikulum 2013, Yudhistira, Platinum, Grafindo, Phißeta dan Esis

Download File dalam format .doc atau .pdf agar mudah dibaca dan tertata rapi lengkap dengan peta konsep dan prasyarat materi.

Link Download Soal dan Pembahasan Kimia Unsur Golongan Gas Mulia

Google Drive | Zippyshare Mirror

Soal dan Pembahasan Kimia Unsur Golongan Gas Mulia

  1. Pernyataan di bawah ini yang merupakan sifat gas mulia adalah. . .
  2. Terletak pada sisitem periodik pada periode ke delapan
  3. Nomor atom terkecil adalah 8
  4. Sangat reaktif
  5. Elektron pada kulit terluarnya 8, kecuali He
  6. Merupakan molekul diatomik

Jawaban : D

 

Pembahasan:

UnsurSimbolNomor AtomKonfigurasi Elektron
HeliumHe21s2
NeonNe102s2 2p6
ArgonAr183s2 3p6
KriptonKr364s2 4p6
XenonXe545s2 5p6
RadonRn866s2 6p6

(Tine Maria Kusnawati. Sains Kimia 3. Bumi Aksara. Hal.91)

 

  1. Gas mulia yang terbanyak di atmosfer adalah. . .
  2. Helium
  3. Neon
  4. Argon
  5. Kripton
  6. Xenon

 

Jawaban : C

 

Pembahasan:

Gas mulia yang terdapat di atmosfer adalah argon. Argon diurutan ketiga setelah nitrogen dan oksigen.

( Iis Rusmiati. Kumpulan Rumus Lengkap Kimia. Hal.251)

 

  1. Unsur gas mulia yang bersifat duplet adalah. . .
  2. Helium
  3. Neon
  4. Argon
  5. Kripton
  6. Radon

 

Jawaban :  A

 

Pembahasan:

Dalam tabel periodik unsur-unsur gas mulia terdapat pada golongan VIII A, jadi letaknya paling kanan. Dengan konfigurasi elektron kulit terluar terisi penuh maka atom-atom gas mulia mempunyai susunan elektron yang sangat stabil, yaitu susunan oktet dan khusus helium mempunyai susunan duplet.

(Tine Maria Kusnawati. Sains Kimia 3. Bumi Aksara. Hal.91)

 

  1. Manakah sifat gas mulia yang makin berkurang dengan bertambahnya nomor atom. . .
  2. Energi ionisasi
  3. Volume atom
  4. Titik didih
  5. Titik leleh
  6. Keelektronegatifan

 

Jawaban : A

 

Pembahasan:

Sifat umum gas mulia:

  • Jari-jari atomnya semakin besar, akibatnya dari He ke Rn semakin mudah membentuk dipol sesaat dan gaya van der waals semakin kuat.
  • Semakin kuatnya gaya van der waals (dari He ke Rn) menyebabkan titik didih dan titik leleh gas mulia dari atas ke bawah semakin tinggi.
  • Energi ionisasinya semakin kecil, bahkanuntuk Xe dan Rn mempunyai energi ionisasi yang lebih rendah dari hidrogen (energi ionisasi hidrogen: 1.312 kJ/mol)

(Unggul Sudarmo. Kimia 3. Erlangga. 2013. Hal.87)

 

  1. Untuk memperoleh gas mulia dapat dilakukan melalui. . .
  2. Destilasi bertingkat udara cair
  3. Pencairan udara dan penguapan gas mulia
  4. Pendinginan udara kemudian didestilasi
  5. Penyulingan udara murni
  6. Pemurnian udara dan penguapan gas mulia

 

Jawaban : A

 

Pembahasan:

Cara memperoleh gas mulia yaitu melalui destilasi udara cair. Mula-mula udara dicairkan dengan pemampatan (memeberikan tekanan tinggi). Udara cair tesebut kemudian didestilasi bertingkat. Destilasi bertingkat adalah pemisahan campuran berdasarkan perbedaan titik didih masing-masig komponendalam campuran. Udara  merupakan campuran gas, debu yang sangat halus merupakan pengotor yang harus dibersihkan.

( Iis Rusmiati. Kumpulan Rumus Lengkap Kimia. Hal.252)

 

  1. Helium tergolong gas mulia, sebab. . .
  2. Nomor atomnya 2
  3. Elektronnya mengisi orbital s
  4. Elektron valensinya 2
  5. Sifatnya mirip neon
  6. Pada suhu kamar berwujud gas

 

Jawaban : D

Pembahasan:

Helium, He tergolong gas mulia karena sifatnya mirip neon yang berada dibawah He dalam sistem periodikkemiripan unsur dalam sistem periodik terdapat dalam golongan yang sama, sedangkan suatu periode terdapat unsur-unsur yang sifatnya berubah secara teratur sesuai dengan perubahan bertambahnya jumlah proton. Walaupun nomor atom He 2 dan terdapat dalam orbital 1s, konfigurasi elektron 1s2 digolongkan kedalam gas mulia.

Neon nomor atom 10, konfigurasi elektron terluar 2s2 2p6 dan unsur-unsur gas mulia lainnya, elektron balensinya memenuhi oktet, sedangkan He duplet. Diantara kemiripan sifatnya adalah kestabilannya  dan dialam sebagai molekul monoatomik.

( Iis Rusmiati. Kumpulan Rumus Lengkap Kimia. Hal.253)

 

  1. Berikut yang bukan termasuk kegunaan dari Neon adalah. . .
  2. Membuat indikator tegangan tinggi
  3. Zat pendingin pada refrigerator untuk tegangan rendah
  4. Pemberi tanda pada pesawat terbang
  5. Pembuat tabung elektron
  6. Pembuat lampu-lampu iklan

 

Jawaban : D

 

Pembahasan:

Kegunaan neon dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:

  • Membuat lampu-lampu iklan karena menyebabkan terjadinya nyala yang berwarna merah terang jika dialiri arus listrik.
  • Membuat indikator tegangan tinggi, penangkal petir, tabung televisi, dan laser gas.
  • Neon cair merupakan zat pendingin pada refregirator untuk temperatur rendah.
  • Sebagai pemberi tanda pada pesawat terbang karena sinarnya dapat menembus kabut.

(Tine Maria Kusnawati. Sains Kimia 3. Bumi Aksara. Hal.94-95)

 

  1. Gas mulia yang dapat disintesis membentuk senyawa dengan unsur lain adalah. . .
  2. Xe dan Kr
  3. Kr dan Ar
  4. He dan Kr’
  5. Xe dan Ar
  6. He dan Ar

Jawaban : A

Pembahasan:

He, Ar, dan Na tidak dapat membentuk senyawa. Kr membentuk senyawa KrF2 dan KrF6, sedangkan Xe dapat membentuk senyawa  XeF2 dan XeF6

( Nana Sutresna. Kimia 3. Grafindo. Hal. 89)

 

  1. Unsur gas mulia dari Ar hingga Xe dengan kondisi tertentu dapat direaksikan dengan unsur yang paling. . .
  2. Ringan
  3. Kecil
  4. Tidak stabil
  5. Mudah bereaksi
  6. Elektronegatif

 

Jawaban : E

 

Pembahasan:

Elektron yang aling elektronegatiflah yang memiliki daya tarik terbesar terhadap elektron gas mulia, karena unsur elektronegatif bebrarti memiliki daya tarik besar terhadap elektron. Unsur ini adalah unsur non logam, maka ikatan kimia yang terbentuk adalah kovalen.

( Iis Rusmiati. Kumpulan Rumus Lengkap Kimia. Hal.258)

 

  1. Unsur gas mulia yang bersifat radioaktif adalah. . .
  2. Helium
  3. Neon
  4. Kripton
  5. Xenon
  6. Radon

 

Jawaban : E

 

Pembahasan:

Radon bersifat radioaktif, gas ini seringa digunakan untuk terapi terhadap penderita penyakit kanker.

(Tim masmedia buana pustaka. Kimia Kelas XII. Masmedia. Hal.114)

 

  1. Pernyataan tentang unsur-unsur gas mulia yang paling tepat adalah. . .
  2. Harga ionisasi tinggi, artinya gas mulia stabil
  3. Semua atom unsur gas mulia memiliki elektron valensi 8
  4. Titik didih diatas 100˚C
  5. Tidak dikenal senyawa Xe dan Kr
  6. Argon tidak terdapat di atmosfer

 

Jawaban : A

 

Pembahasan:

Unsur-unsur gas mulia sukar bereaksi karena:

  • Konfigurasi elektronnya sudah stabil
  • Energi ionisasi tinggi

( Nana Sutresna. Kimia 3. Grafindo. Hal. 89)

 

  1. Kereaktifan unsur-unsur gas mulia berikut yang benar adalah. . .
  2. Kemampuan bereaksi gas mulia semua sama
  3. Xenon lebih reaktif daripada argon
  4. Kripton tidak dapat direaksikan dengan unsur manapun
  5. Senyawa helium, neon, argon belum dapat dibuat
  6. Xe lebih mudah direaksikan dengan oksigen daripada fluorin

 

Jawaban : B

 

Pembahasan:

Xe lebih reaktif daripada Ar, Karena jari-jari atom Xe lebih besar, elektron terluarnya terikat lebih lemah oleh inti atom. Oleh karena itu, elektron ini lebih mudah tertarik oleh unsur lain yang daya tariknya sangat kuat.

( Iis Rusmiati. Kumpulan Rumus Lengkap Kimia. Hal.257)

 

  1. Berikut yang merupakan kegunaan dari Helium adalah. . .
  2. Sebagai lampu emisi
  3. Sebagai gas pengisi lampu
  4. Sebagai pengisi balon gas
  5. Pengelasan logam
  6. Pengisi lampu iklan yang warna-warni

 

Jawaban : C

 

Pembahasan:

Helium digunakan sebagai pengisi balon gas (misalnya untuk balon cuaca) karena massa jenisnya yang rendah dan stabil. Gas helium juga digunakan sebagai campuran gas oksigen pada tabung penyelam karena kestabilannya dan kelarutannya yang kecil dalam darah.

(Unggul Sudarmo. Kimia 3. Erlangga. Hal. 89)

 

  1. Titik didih dan titik leleh gas mulia dari He hingga Xe makin tinggi, karena. . .
  2. Energi ionisasi makin kecil
  3. Terjadi dipol sesaat
  4. Terdapat gaya tarik coulumb
  5. Gaya van der waals makin kuat
  6. Gaya elektrostatik makin lemah

 

Jawaban : D

 

Pembahasan:

Sifat umum gas mulia:

  • Jari-jari atomnya semakin besar, akibatnya dari He ke Rn semakin mudah membentuk dipol sesaat dan gaya van der waals semakin kuat.
  • Semakin kuatnya gaya van der waals (dari He ke Rn) menyebabkan titik didih dan titik leleh gas mulia dari atas ke bawah semakin tinggi.
  • Energi ionisasinya semakin kecil, bahkanuntuk Xe dan Rn mempunyai energi ionisasi yang lebih rendah dari hidrogen (energi ionisasi hidrogen: 1.312 kJ/mol)

(Unggul Sudarmo. Kimia 3. Erlangga. 2013. Hal.87)

 

  1. Senyawa Xe, Kr, dan Ar dapat dibuat dengan kondisi tertentu. Pernyataan yang benar adalah. . .
  2. Senyawa Xe paling sulit terbentuk
  3. Xe dapat membentuk senyawa-senyawa XeF2, XeF4, dan XeF6
  4. Fluor paling sulit bereaksi dengan gas mulia
  5. Xe paling reaktif karena energi ionisasinya tertinggi
  6. senyawa argon lebih mudah dibuat daripada senyawa kripton

 

Jawaban : B

 

Pembahasan:

Xe dapat membentuk senyawa dengan Fluorin (F), karena F unsur paling elektronegatif dan merupakan pengoksidasi yang kuat.

( Nana Sutresna. Kimia 3. Grafindo. Hal. 89)

  1. Unsur-unsur gas mulia mempunyai kecendrungan sifat sangat stabil/sukar bereaksi, hal ini disebabkan…
  2. Gas mulia terletak pada golongan VIIIA
  3. Semua unsurnya mempunyai elektron valensi = 8
  4. Gas mulia mempunyai harga eneri ionisasi paling tinggi
  5. Dalam temperature kamar berwujud gas sehingga sulit bereaksi
  6. Gas mulia mempunyai struktur monoatomic

(Endang susilawati,2006. Global Kimia SMA 3,hal:145)

Pembahasan:

Gas mulia adalah unsur-unsur golongan VIIIA dalam tabel periodik. Gas mulia terdiri dari Helium, Neon, Argon, Kripton, Xenon, serta Radon. Disebut mulia karena unsur-unsur ini sangat stabil. Menurut Lewis, kestabilan gas mulia tersebut disebabkan konfigurasi elektronnya yang terisi penuh, yaitu konfigurasi oktet (duplet untuk Helium). Kestabilan gas mulia dicerminkan oleh energi ionisasinya yang sangat besar, dan afinitas elektronnya yang sangat rendah.

 

  1. Gas mulia yang paling banyak terdapat dialam semesta adalah…
  2. Neon
  3. Helium
  4. Argon
  5. Xenon
  6. Kripton

(Endang susilawati,2006. Global Kimia SMA 3,hal:145)

Pembahasan:

Gas mulia yang terbanyak dialam adalah helium. Hal itu disebabkan helium merupakan unsur pembentuk matahari dan bintang lainnya.

 

  1. Titik didih dan titik leleh gas mulia sangat rendah hal tersebut menunjukkan bahwa…
  2. Wujudnya gas
  3. Energi ionisasinya
  4. Afinitas elektronnya besar
  5. Merupakan gas monoatomic
  6. Gaya tarik atom-atomnya sangat kecil

(Tim Skrikandi Eksasta,2012.Kimia SMA XII:PT Sewu,hal:130)

Pembahasan:

Titik didih dan titik leleh gas mulia makin tinggi dengan makin besarnya nomor atom. Titik didihnya beberapa derajat dibawah titik lelehnya. Titik didih dan titik leleh gas mulia sangat rendah hal tersebut menunjukkan bahwa gaya tarik menarik anatar atom (ikatan van der waals) sangat lemah. Helium merupakan zat yang titik didihnya paling rendah dibandingkan dengan semula zat di alam semesta. Titik leleh Helium (-2720) mendekati suhu mutlak. Gas mulia memiliki titik didih dan titik leleh yang sangat rendah oleh karena itu di alam gas mulia berwujud gas. Kestabilannya yang tinggi juga menyebabkan gaya tarik-menarik antar atom-atomnya lemah sekali. Karenanya unsure-unsur gas mulia dalam keadaan biasa (suhu normal) berfasa gas. Jadi, lemahnya gaya tarik-menarik menyebabkan titik didih dan titik lelehnya sangat rendah.

 

  1. Unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain. Hal ini karena…
  2. Energi ionisasi gas mulia rendah
  3. Eletronegativitas gas mulia sangat besar
  4. Gaya tarik antarmolekul gas mulia lemah
  5. Jumlah elektron yang dimiliki gas mulia selalu genap
  6. konfigurasi elektronnya terisi penuh

(Tim Skrikandi Eksasta,2012.Kimia SMA XII:PT Sewu,hal:130)

Pembahasan:

Gas mulia merupakan unsur golongan VIII A mempunyai elektron valensi 8 (kecuali He = 2). Dalam hal ini Unsur gas mulia sukar bereaksi karena konfigurasi elektronnya terisi penuh, sehingga sulit menarik elektron bebas, jadi anifitas unsur-unsurnya sangat rendah.
Jika dilihat dari segi energi ionisasi, gas mulia mempunyai jumlah elektron yang paling banyak dalam satu periode. Hal ini menyebabkan gaya tarik antara elektron dan proton yang besar dan menyebabkan jari-jari atom berkurang. Karena gaya tarik menarik yang kuat ini, maka energi ionisasinya akan menjadi sangat tinggi. Karena energi yang diperlukan tinggi, elektron tidak mudah terlepas dan bersenyawa dengan atom lain. Dalam hal ini, gas mulia tidak akan bisa menyumbangkan elektronnya pada unsur-unsur non logam

 

  1. Gas mulia yang dapat disintesis membentuk senyawa dengan unsur lain adalah…
  2. Xe dan Kr
  3. Kr dan Ar
  4. He dan Kr
  5. Xe dan Ar
  6. He dan Ar

(Mustafal Bakri,2002. SPM SMA: esis, hal: 120)

Pembahasan:

He, Ar, dan Ne tidak dapat membentuk senyawa. Kr dan Xe dapat membentuk senyawa. Kr dan Xe dapat bereaksi membentuk senyawa. Kr membentuk senyawa KrF2 dan KrF6 sedangkan Xe dapat membentuk senyawa XeF2 dan XeF6.

 

  1. Unsur gas mulia yang pertama kali yang dibuat adalah…
  2. KrO4
  3. KrO6
  4. KrPtF6
  5. XeO4
  6. XePtF6

(Mustafal Bakri,2002. SPM SMA: esis, hal: 124)

Pembahasan:

Yang pertama dapat di sintesis adalah  KrPtF6 pada tahun 1962 oleh Neil Bartlett dari Kanada

 

  1. Unsur gas mulia yang bersifat sebagai pengisi balon adalah…
  2. He
  3. Xe
  4. Kr
  5. Ar
  6. Ne

(Mustafal Bakri,2002. SPM SMA: esis, hal: 124)

Pembahasan:

Helium digunakan sebagai pengisi balon gas (misalnya untuk balon cuaca) karena massa jenisnya yang rendah dan stabil. Gas helium juga digunakan sebagai campuran gas oksigen pada tabung penyelam karena kestabilannya dan kelarutannya yang kecil dalam darah.

 

  1. Unsur gas mulia paling mudah bereaksi dengan flourin adalah…
  2. Helium
  3. Argon
  4. Xenon
  5. Kripton
  6. Radon

(Tine Maria Kuswati,dkk,2007.Sains Kimia 3:Bumi Aksara, hal: 135)

Pembahasan:

Radon dapat bereaksi spontan dengan flourin, sedangkan Xenon masih perlu pemanasasan atau penyaringan untuk bereaksi. Adapun krypton lebih sukar bereaksi dari pada xenon. Kribton harus disinari atau diberi loncatan muatan listrik supaya dapat bereaksi dengan flourin. Helium, neon, dan argon sampai sekarang belum dapat dibuat senyawanya.

 

  1. Kereaktifan gas mulia sangat rendah disebabkan oleh…
  2. Konfigurasi yang paling stabil
  3. Energi ionisasi gas mulia rendah
  4. Eletronegativitas gas mulia sangat besar
  5. Gaya tarik antarmolekul gas mulia lemah
  6. Jumlah elektron yang dimiliki gas mulia selalu genap

(Tine Maria Kuswati,dkk,2007.Sains Kimia 3:Bumi Aksara, hal: 131)

Pembahasan:

Kereaktifan gas mulia sangat rendah karena konfigurasi elektron atom gas mulia dengan 8 elektron pada kulit terluar (kecuali helium 2 elektron) merupakan konfigurasi yang paling stabil.

 

  1. Kereaktifan gas mulia snagat rendah. hal ini disebabkan karena semua gas mulia ….
  2. nomor atomnya genap
  3. terdapat bebas di alam
  4. bentuk molekulnya monoatomic
  5. energi ionisasinya sangat tinggi
  6. jumlah elektron terluarnya sellau 8

(Mustafal Bakri,2002. SPM SMA: esis, hal: 124)

Pembahasan:

Energi ionisasi gas mulia sangat tinggi menunjukkan sukarnya unsur-unsur itu untuk melepaskan elektron

 

  1. Unsur gas mulia yang dapat digunakan untuk campuran gas penyelam adalah…
  2. Rn
  3. Xe
  4. Kr
  5. Ar
  6. He

(Mustafal Bakri,2002. SPM SMA: esis, hal: 124)

Pembahasan:

Udara yang dipakai oleh penyelam adalah campuran 80 % He dan 20 % oksigen. Helium digunakan untuk menggantikan nitrogen karena jika penyelam berada pada tekanan yang tinggi (dibawah laut) maka kemungkinan besar nitrogen larut dalam darah. Dalam jumlah sediki t saja nitrogen larut dalam darah, maka akan terjadi halusinasi yang disebut narkos nitrogen. Akibat halusinasi ini penyelam mengalami seperti terkena narkoba sehingga membahayakan penyelam. Selain itu, ketika nitrogen banyak larut dalam darah dan penyelam kembali ke keadaan normal maka timbul gelembung gas nitrogen dalam darah yang menimbulkan rasa nyeri yang hebat karena nitrogen melewati pembuluh-pembuluh darah bahkan dapat mengakibatkan kematian. Inilah yang disebut benos.

 

  1. Sifat gas mulia yang makin berkurang dengan bertambahnya massa atom adalah…
  2. Volume atom
  3. Titik didih
  4. Elektronegativitas
  5. Energi ionisasi
  6. Massa jenis

(Tim Skrikandi Eksasta,2012.Kimia SMA XII:PT Sewu,hal:130)

Pembahasan:

Massa atom bertambah besar berarti dari atas ke bawah. Sifat – sifat yang berkurang dari atas ke bawah dapat dilihat pada ringkasan teori di atas.

 

  1. Pasangan gas mulia dibawah ini yang telah dapat disintesis senyawanya adalah…
  2. Ne dan Xe
  3. Xe dan Ar
  4. Ar dan He
  5. Ne dan Kr
  6. Xe dan Kr

(Tim Skrikandi Eksasta,2012.Kimia SMA XII:PT Sewu,hal:205)

Pembahasan:

Unsur gas mulia yang senyawanya dapat disintesis adalah krypton, xenon dan radon. Karena energi ionisasinya cukup rendah dibanding dengan unsur gas mulia lainnya

 

  1. Unsur gas mulia yang berguna sebagai pengisi bola lampu listrik ialah…
  2. Helium
  3. Argon
  4. Xenon
  5. Kripton
  6. Radon

(Omang Komaruddin, 2013. Pocket Book Kimia :Cmedia, hal: 180)

Pembahasan:

Gas argon digunakan sebagai prngisi bola lampu listrik agar filament kawat tungsten tidak mudah rusak karena sifat gas argon yang tidak bereaksi dengan tungsten yang panas.

 

  1. Unsur gas mulia yang pertama kali ditemukan adalah gas argon oleh Lord Rayleigh dan Sir William Ramsai tepatnya pada tahun….
  2. 1894
  3. 1895
  4. 1896
  5. 1897
  6. 1898

(Tine Maria Kuswati,dkk,2007.Sains Kimia 3:Bumi Aksara, hal: 135)

Pembahasan:

Unsur gas mulia yang pertama kali ditemukan adalah gas argon oleh Lord Rayleigh dan Sir William Ramsai pada tahun 1894. Gas argon ditemukan dalam udara cair, setelah nitrogen, oksigen, dan gas lain dihilangkan melalui dalam udara kering.

 

  1. Pasangan unsur gas mulia berikut yang senyawanya telah dapat disintesis adalah…….
  2. Xenon dan Argon
  3. Helium dan Kripton
  4. Helium dan Xenon
  5. Xenon dan Kripton
  6. Helium dan Argon

(EBTANAS 1996 No. 28)

Jawab: D

Pembahasan:

Pasangan unsur gas mulia yang dapat disintesis yaitu xenon dan kripton. Hal ini mungkin disebabkan oleh tingginya energi ionisasi dari unsur-unsur tersebut.

(Unggul Sudarmo, Kimia untuk SMA/MA Kelas XII, 2006, Hlm.97)

 

  1. Kemampuan gas mulia untuk bereaksi sangat kurang karena…….
  2. Energi ionisasinya besar
  3. Konfigurasi elektronnya stabil
  4. Terletak dalam golongan VIIIA
  5. Mempunyai jumlah elektron genap
  6. Jari-jari atomnya relatif kecil

(EBTANAS 1992 No. 37)

Jawab: B

Pembahasan:

Konfigurasi dari unsur gas mulia merupakan konfigurasi elektron yang stabil. Sebab semua elektron pada subkulitnya sudah berpasangan. Oleh karena semua elektronnya sudah berpasangan, maka kemampuan untuk bereaksi itu akan kurang.

(Unggul Sudarmo, Kimia untuk SMA/MA Kelas XII, 2006, Hlm.95)

 

 

  1. Unsur gas mulia yang dapat digunakan sebagai gas pengisi balon udara adalah…….
  2. Helium
  3. Neon
  4. Argon
  5. Nitrogen
  6. Xenon

Jawab: A

Pembahasan:

Gas helium digunakan sebagai pengisi balon gas/udara karena massa jenisnya yang rendah dan stabil.

 

  1. Unsur gas mulia yang mempunyai energi ionisasi paling besar adalah…….
  2. Helium
  3. Neon
  4. Argon
  5. Krypton
  6. Xenon

Jawab: A

Pembahasan:

Dalam satu golongan (atas ke bawah) pada sistem periodik, jari-jari atom makin panjang sehingga makin mudah melepaskan elektron, energi ionisasinya makin kecil. Maka pada gasmulia yang memiliki energi ionisasi terbesar adalah helium.

 

  1. Unsur kripton mempunyai nomor atom 36 dan berada pada blok p. Berikut ini konfigurasi elektron dari unsur kripton yang benar adalah…….
  2. 1s22s22p6 3s2 3p6 3d10 4s24p5
  • 1s22s22p6 3s2 3p6 3d10 4s24p6
  • 1s22s22p6 3s2 3p6 3d8 4s24p6
  1. 1s22s22p6 3s2 3p6 3d10 4s24p2
  2. 1s22s22p6 3s2 3p6 3d5 4s2 4p6

Jawab:B

Pembahasan:

Konfigurasi elektron pada gas mulia (kecuali He) berahir  pada ns2 np6. Konfigurasi elektron unsur kripton yang benar adalah:

1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6

 

  1. Konfigurasi elektron unsur X adalah:

1s22s22p6 3s2 3p6 3d10 4s24p6 4d10 5s25p6

Dalam sistim periodik, X terletak pada…….

  1. Golongan VIA periode 5
  2. Golongan VIIA periode 5
  3. Golongan VIIIB periode 5
  4. Golongan VIIIA periode 4
  5. Golongan VIIIA periode 5

Jawab: E

Pembahasan:

Akhiran konfigurasi elektron pada unsur X adalah ns2 np6. Konfigurasi tersebut merupakan konfigurasi dari golongan gas mulia yang berada pada golongan VIIIA, karena berhenti pada subkulit yang kelima, maka unsur tersebut terletak pada periode 5.

 

  1. Gas mulia di bawah ini yang memiliki jumlah elektron kulit terluar 8, kecuali…….
  2. Helium
  3. Neon
  4. Argon
  5. Kripton
  6. Xenon
    Jawab: A

Pembahasan:

Helium merupakan salah satu unsur yang ada pada gas mulia. Nomor atom yang dimiliki oleh He adalah 2, sehingga konfigurasi dari He adalah ns2. Sedangkan unsur lainnya neon, argon, kripton, xenon dan radon mempunyai konfigurasi ns2 np6.

 

  1. Suatu unsur memiliki 18 proton dan 22 neutron, maka dalam sistem periodik unsur terletak pada…….
  2. Golongan IIIA periode 4
  3. Golongan VIA periode 8
  4. Golongan VIIIA periode 3
  5. Golongan IVA periode 3
  6. Golongan VIA periode 4

(UAS 2005 No.9)

Jawab:

Pembahasan:

Proton pada unsur yaitu 18. Pada unsur yang tidak bermuatan proton dan  elektron akan sama. Sehingga elektron unsur tersebut adalah 18. Konfigurasi elektron tersebut yaitu:

1s22s22p6 3s2 3p6

Berarti, unsur tersebut terletak pada golongan VIIIA periode 3.

 

  1. Tingginya harga energi ionisasi gas mulia menyebabkan gas mu……
  2. Mudah membentuk ion negatif
  3. Sukar menjadi ion positif
  4. Sukar membentuk ikatan kovalen
  5. Sukar menarik elektron
  6. Sukar menjadi ion negatif

(Kimia untuk SMA/MA Kelas XII, 2006, PHiβETA, Unggul Sudarmo, Hlm.177)

Jawab: B

 

Pembahasan:

Energi ionisasi yang tinggi menyebabkan gas mulia sukar membentuk ion positif.

 

  1. Gas mulia ternyata dapat membentuk senyawa. Senyawa yang dibentuk oleh gas mulia umumnya dengan unsur-unsur yang terletak pada golongan…….
  2. IA
  3. IIA
  4. IVA
  5. VA
  6. VIIA

Jawab: E

Pembahasan:

Peneliti Argone National Laboratory Chicago berhasil mereaksikan gas Xe dengan F2 pada suhu 400oC dan mendapatkan zat padat tak berwarna dari XeF4, XeF2, dan XeF6. Senyawa XeF4, XeF2, dan XeF6 merupakan oksidator kuat yang dapat mengoksidasi H2O menghasilkan O2.

2XeF2(S) + 2H2O (l)                                   O2(g) +     2 Xe (g)  + 4HF (l)             

 

  1. Gas mulia yang memiliki titik didih terendah adalah ……
  2. He
  3. Ne
  4. Ar
  5. Kr
  6. Rn

Jawab: A

Pembahasan:

Semakin kuatnya gaya van der waals (dari He ke Rn) menyebabkan titik didih dan titik lebur gas mulia dari atas ke bawah dalam satu golongan semakin tinggi. Sehingga, titik didih terendah dimiliki oleh He.

 

  1. Senyawa stabil yang pertama kali dibuat dari xenon adalah ……
  2. XePtF3
  3. XePtF4
  4. XePtF5
  5. XePtF6
  6. XePtF8

Jawab: D

Pembahasan:

Xe pertama kali direaksikan dengan PtF6pada suhu kamar dan berhasil mendapatkan senyawa gas mulia yang pertama kali, yaitu XePtF6 dalam bentuk kristal merah yang stabil.

Xe (g) + PtF6 (S)                                  XePtF6 (S)

 

  1. Jari-jari terbesar dari unsur-unsur gas mulia adalah… .
  2. Neon
  3. Argon
  4. Kripton
  5. Xenon
  6. radon

 Jawab: E

Pembahasan:

Dalam satu golongan jari-jari atom akan semakin meningkat, sehingga molekul gas mulia mudah membentuk dipol sesaat dan berakibat pula terhadap semakin kuatnya gaya van der waals.

 

  1. Unsur gas mulia yang digunakan pada tabung penyelam adalah…….
  2. He
  3. Ne
  4. Xe
  5. Kr
  6. Rn

Jawab: A

 

Pembahasan:

Karena kestabilan dan kelarutannya dalam darah kecil, maka gas helium digunakan sebagai campuran gas oksigen pada tabung penyelam

  1. Gas mulia yang bersifat radioaktif adalah ……
  2. He
  3. Ne
  4. Xe
  5. Rn
  6. Kr

Jawab: D

Pembahasan:

Radon merupakan unsur yang terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit diudara, sebab unsur radon ini berasal dari peluruhan batuan radioaktif dan waktu paronya pendek, yaitu: 3,8 hari.