Kumpulan Soal dan Pembahasan Genetika

Unduh Soal dan Pembahasan Genetika untuk kelas XII SMA/MA

Contoh Soal dan Pembahasan Genetika dari berbagai penerbit buku seperti Erlangga oleh Michael Purba KTSP 2006 dan Unggul Sudarmo Kurikulum 2013, Yudhistira, Platinum, Grafindo, Phißeta dan Esis

Download File dalam format .doc atau .pdf agar mudah dibaca dan tertata rapi lengkap dengan peta konsep dan prasyarat materi.

Link Download Soal dan Kunci Jawaban Genetika

Google Drive | Zippyshare Mirror

30 Soal dan Pembahasan Genetika

  1. Warna biji gandum merah ditentukan oleh M1 dan M2. Dari persilangan gandum merah didapatkan keturunan dengan rasio 15 gandum biji merah dan 1 gandum biji putih. Genotipe parental yang disilangkan tersebut adalah… (UN 2011)
    A. M1m1M2m2 >< M1m1m2m2
    B. M1M1M2m2 >< m1m1M2m2
    C. M1m1M2M2 >< m1m1M2m2
    D. M1M1M2m2 >< M1m1m2m2
    E. M1m1M2m2 >< M1m1M2m2
    Pembahasan:
    Pada polimeri bila masih mengandung gen dominan, maka fenotipenya masih sama. Dari alternatif jawaban, yang menghasilkan jumlah kombinasi 16 (15:1) adalah

M1m1M2m2 >< M1m1M2m2

2.Penyimpangan perbandingan fenotip pada F2 pada persilangan dengan dua sifat berbeda, misalnya dari 9:3:3:1 menjadi 9:3:4 disebut…
A. pindah silang
B. hipostasis
C. epistasis
D. polimeri
E. kriptomeri
Pembahasan:
Kriptomeri adalah kasus penyimpangan Mendel yang seakan-akan ada faktor yang tersembunyi.
Parental: AAbb (merah) >< aaBB (putih)
F1: AaBb (ungu)
F2: 9 = A_B_ = ungu
3 = A_bb = merah
3 = aa_B_ = putih
1 = aabb = putih
(Warna-warna tersebut pada bunga Linaria maroccana)

  1. Pada tikus, warna bulu hitam dikendalikan oleh gen R dan C bersama-sama, sedangkan rr dan C menyebabkan warna krem. Bila ada cc, tikus itu menjadi albino. Perkawinan antara tikus hitam homozigot dengan tikus albino menghasilkan F1 semua hitam. Bila F1 disilangkan sesamanya, maka pada F2 didapatkan keturunan hitam:krem:albino dengan perbandingan…
  2. 1 : 2 : 1
  3. 3 : 1 : 12
  4. 9 : 3 : 4
  5. 12 : 3 : 1
  6. 13 : 2 : 1

Pembahasan:

Hal ini suatu kasus epistasis resesif, yaitu suatu keadaan gen resesif menutup gen lainnya yang bukan alelnya.

Diketahui:

R dan C bersama-sama menyebabkan warna hitam rr dan C menyebabkan warna krem bila ada gen cc mengakibatkan warna bulu tikus albino.

Perkawinan tikus hitam homozigot dengan tikus albino menghasilkan F1 semua hitam.

Penyelesaiannya:

P   : RRCC (hitam) >< rrcc (albino)

F1 : RrCc (Hitam)

Gamet F1: RC, Rc, rC, rc

9 = R_C_ = hitam

3 = R_cc = albino

3 = rrC_ = krem

1 = rrcc = albino

Ratio fenotip hitam : krem : albino = 9 : 3 : 4

  1. Dua ekor ayam disilangkan dan diperoleh keturunan sebagai berikut:

9 walnut dan 3 rose

Berdasarkan keterangan di atas, maka genotip dari kedua induk adalah…

  1. rrPp dan RRPp
  2. RrPP dan RRPp
  3. rrPP dan rrPp
  4. RrPP dan rrpp
  5. RrPp dan rrPP

Pembahasan:

Walnut = R_P_

Rose = rrP_

P: rrPp (Pea) >< RRPp (Walnut)

G: rP, rp, RP, Rp

F1: rrPp, RrPP, RrPp, RrPp

(1 Rose, 3 Walnut ) x 3

= 3 Rose, 9 Walnut

  1. Pada ayam pial disebabkan oleh interaksi sebagai berikut rrP_ = pial biji. R_pp = pial ros, R_P_ = pial walnut dan rrpp pial tunggal. Diadakan penyilangan antara ayam berpial biji dengan ayam berpial ros. Anak ayam keturunan F1 ada yang berpial tunggal. Dari hasil penyilangan ini diketahui bahwa genotip kedua parental adalah..
    A. RrPpXrrPp
    B. rrPP X Rrpp
    C. rrPp X Rrpp
    D. rrPpXRRpp
    E RrPp X rrpp
    Pembahasan:
    Diketahui:
    rrP_ = biji
    R_pp = rose
    R_P_ = walnut
    rrpp = tunggal
    P = pial biji X pial rose
    jika menghasilkan ayam berpial tunggal, maka parentalnya adalah: rrPp X Rrpp
  2. Bunga merah disilang dengan putih diperoleh f1 warna ungu f1 disilang sesamanya diperoleh hasil f2 dengan ratio perbandingannya 9 ungu : 3 merah : 4 putih. Dari hasil tersebut dapat ditentukan bahwa terjadi peristiwa ……….
    A. Epistasis
    B. Hipostasis
    C. Polimeri
    D. Kriptomeri
    E. Komplementer
    Pembahasan
    – Pada peristiwa kriptomeri didapatkan perbandingan 9 : 3 : 4
    – Pada peristiwa polimeri didapatkan perbandingan 16 : 1
    – Pada peristiwa Epistasis dan Hipostasi didapatkan perbandingan 12 : 3 : 1.
  3. Modifikasi ratio 56, 25: 18, 75 :25 dijumpai pada ……..
    A. komplementer
    B. kriptomeri
    C. interaksi
    D. epistasis/hipotasis
    E. polimeri
    Pembahasan
    56,25: 18,75 : 25 = 9 : 3 : 4 Disini terjadi peristiwa kriptomeri, yaitu interaksi yang sifatnya menyembunyikan sifat yang terdapat pada nenek moyangnya.
  4. Perkawinan tikus hitam dan tikus kuning dimana faktor (H) pembawa sifat hitam bersifat epistasis terhadap faktor (K) pembawa sifat kuning yang hipostasis. Jika Hh Kk disilangkan dengan Hb KK genotip tikus hitam yang akan dihasilkan adalah ……..
    A. 2 macam
    B. 3 macam
    C. 4 macam
    D. 6 macam
    E. 5 macam
    Pembahasan:
    Perkawinan tikus hitam dan tikus kuning
    HhKk X HhKK H epistasi faktor K
    maka genotif tikus hitam yang dihasilkan
    HHKK, HHKk, HhKK, HhKk
  5. Interaksi antara dua pasang gen yang mengendalikan karakter bentuk pial ayam, dilambangkan dengan R_P_ untuk ayam berpial walnut, R_pp untuk ayam berpial rose, rrP_ untuk ayam berpial pea, dan rrpp untuk ayam berpial single. Persilangan antara ayam berpial walnut dan berpial pea menghasilkan keturunanwalnut dan rose dengan rasio 3 : 1. Berdasarkan hasil persilangan di atas, genotip induknya adalah. . .
    a. RRPP x rrPP
    b. RRPp x rrPp
    c. RrPP x rrPP
    d. RrPP x rrPp
    e. RrPp x rrPp
    Pembahasan :
    P = walnut (R_P_) >< pea (rrP_)
    F1 = walnut (R_P_) : pea (rrP_)= 3 : 1
    Pada persilangan antara walnut (R_P_) dengan pea (rrP_) didapatkan keturunan yang berpial rose (R_pp), maka masing-masing induk pastilah mengandung (p). jika dituliskan :
    P = walnut (R_Pp) >< pea (rrPp)
    Menghasilkan keturunan walnut dan rose dengan rasio 3:1 , maka genotip induk yang walnut harus (RRPp) bukan (RrPp) karena jika RrPp maka akan didapatkan keturunan yang berfenotip rose, pea, dan single.
  6. Ayam berpial Rose (Rrpp) disilangkan dengan ayam berpial Pea (rrPp). Genotip anaknya yang berpial walnut adalah ..
    A. RRPP
    B. RRPp
    C. RrPP
    D. RrPp
    E. rrPp
    Pembahasan:
    Rrpp x rrPp Rp rP rp rp > RrPp = walnut
    > Rrpp = rose
    > rrPp =biji
    > rrpp =single
    genotipnya RrPp
  7. Ayam berpial walnut disilangkan dengan ayam berpial pea. Dari persilangan tersebut diperoleh ayam berpial rose dan single. Berdasarkan uraian tersebut, genotipe induknya adalah…
    A. RRPP >< rrPp
    B. RRPp >< rrPp
    C. RrPP >< rrPp
    D. RrPp >< rrPP
    E. RrPp >< rrPp
    Pembahasan:
    P : RrPp >< rrPp
    G : Rp >< rP Rp rp Rp
    F1 : walnut (RrPP, RrPp, RrPp), rose (Rrpp), pea(rrPP, rrPp, rrPp), single (rrpp)
  8. Persilangan tanaman gandum berbiji merah (M1M1M2m2) dengan tanaman gandum berbiji merah muda (m1m1M2m2) menghasilkan keturunan dengan fenotipe tanaman gandum berbiji merah, tanaman gandum berbiji merah sedang, dan tanaman gandum berbiji merah muda. Apabila F1 tanaman gandum berbiji merah muda disilangkan dengan sesamanya, persentase F2 berupa tanaman gandum berbiji putih sebesar….
    A. 0%
    B. 25%
    C. 50%
    D. 75%
    E. 100%
    Pembahasan:
    P1 : M1M1M2m2 >< m1m1M2m2 G1: M1M2 m1M2 M1m2 m1m2
    F1: M1m1M2M2 (merah) M1m1M2m2 (merah sedang) M1m1M2m2 (merah sedang ) M1m1m2m2 (merah muda) P2 : M1m1m2m2 >< M1m1m2m2 G2 : M1m2 M1m2 M1m2 m1m2 F2: M1M1m2m2 (merah sedang) M1m1m2m2 (merah muda ) M1m1m2m2 (merah muda) m1m1m2m2 (putih)
    Persentase = ¼ x 100% = 25%
  9. Persilangan antara bunga Linnaria maroccana merah (Aabb) dan putih (aaBb) menunjukkan peristiwa kriptomeri. Apabila F1 yang memiliki fenotipe ungu dan F1 yang memiliki fenotipe merah disilangkan dan menghasilkan 360 tanaman, jumlah keturunan yang berfenotipe putih sebanyak …. tanaman
    A. 45
    B. 90
    C. 135
    D. 180
    E. 270
    Pembahasan:
    P1 = Aabb >< aaBb
    F1= AaBb (ungu), Aabb(merah), aaBb(putih), aabb(putih)
    P2= AaBb (ungu) >< Aabb (merah)
    F2= ungu(AABb, AaBb, AaBb), merah(AAbb, Aabb, Aabb), putih(aaBb, aabb)
    Jadi, keturunan yang berfenotipe putih sebanyak adalah : 2/8 x 360 = 90 tanaman
  10. Persilangan antara tanaman berbunga biru (BBRR) dengan tanaman berbunga putih (BBrr) menghasilkan keturunan F1. Peristiwa tersebut adalah peristiwa komplementer. Gen B membentuk pigmen warna biru, sedangkan R membentuk enzim pengikat. Apabila F1 tersebut disilangkan dengan sesamanya, perbandingan persentase fenotipenya adalah….
    A. biru : putih = 100% : 75%
    B. biru : putih = 75% : 25%
    C. biru : putih = 50% : 50%
    D. biru : putih = 25% :75%
    E. biru : putih = 0% : 100%
    Pembahasan:
    P1 : BBRR >< BBrr F1 : BBRr P2 : BBRr >< BBRr F2 : biru (BBRR, BBRr, BBRr), putih(BBrr)
    Persentase fenotipe: Biru = ¾ x 100% = 75%, Putih = ¼ x 100% = 25%
    Perbandingan Biru :Putih = 75% : 25%

15.Gen M (merah), epistasis terhadap gen H(hijau). Kedua gen tersebut bersifat dominan terhadap alelnya (kuning). Pada persilangan antara tanaman berdaun merah (MMHh) dan tanaman berdaun hijau (mmHH) menghasilkan dua tanaman berdaun merah dengan genotipe yang berbeda. Apabila dilakukan persilangan antara kedua tanaman berdaun merah tersebut, perbandingan fenotipe yang diperoleh adalah ….
A. merah : hijau = 6:2
B. merah : kuning = 3 : 3
C. merah : kuning = 15:1
D. merah : hijau : kuning = 4 : 3 : 1
E. merah : hijau : kuning = 9 : 3 : 4
Pembahasan:
P1 : MMHh >< mmHH
F1 : MmHH, MmHh
P2 : MmHH >< MmHh
F2 : merah(MMHH, MMHh, MmHH, MmHh, MmHH, MmHh), hijau(mmHH, mmHh)
Jadi perbandingan fenotipe yang diperoleh adalah merah : hijau = 6 : 2

 

  1. 16. Di bawah ini adalah kelainan/penyakit menurun pada manusia:
    1)   imbisil                                                       4)     hemofilia
    2)   buta warna                                              5)     talasemia
    3)   albino
    Penyakit menurun yang terpaut pada autosom adalah…
    1, 2, dan 3                                              D.    2, 4, dan 5
    B.   1, 3, dan 5                                              E.    2, 3, dan 5
    C.   2, 3, dan 4

Jawab: B

Pembahasan:

Buta warna dan hemofilia adalah penyakit menurun yang terpaut pada kromosom X. Cacat bawaan yang tertaut kromosom tubuh (autosom) meliputi albino, botak, sistis fibrosis, fenilketonuria, Tay-Sachs, skizofrenia, anemia sel sabit, dan talasemia, imbisil, sindaktili, polidaktili, brakidaktili, hipertensi, dan Huntington.

 

  1. 17.  Perhatikan silsilah keluarga dengan penderita buta warna di bawah ini!

Berdasarkan silsilah di atas, maka genotipe parentalnya adalah..

  1. XBXB >< XBY
    B. XbXb >< XbY
    C. XbXb >< XBY
    D. XBXb >< XbY
    E. XBXb >< XBY

Jawab: E

Pembahasan:

  1. 18. Budi memiliki mata normal, menikah dengan seorang wanita penderita buta warna. Anak perempuannya menikah dengan seorang laki-laki buta warna. Berapa presentase cucu mereka yang terkena buta warna?
  2. 1
    B. 0,5
    C. 0,25
    D. 0,75
    E. 0

Jawab: B

Pembahasan:

Budi (XY) x Istrinya (XcbXcb), anak perempuannya yang buta warna akan bergenotipe XcbX.

XcbX >< XcbY

XcbXcb, XcbX, XcbY, XY

  1. 19. Terhadap 1000 orang diuji dengan phenyl thiocarbomide (PTC) untuk menguji daya kecap, ternyata 960 orang saja yang perasa (taster). Apabila gen B perasa, maka perbandingan genotipe BB : Bb : bb adalah…
  2. 32 : 4  : 64
    B. 64 : 32 : 4
    C. 32 : 64 : 4
    D. 4 : 32 : 64
    E. 64 : 4 : 32

Jawab: B

Pembahasan:

Perasa PTC adalah 960, bukan 1000-960 = 40. Perasa PTC bergenotipe BB juga, dan bukan Bb
Bukan perasa PTC (bb) = 40/1000 = 0,04 ⇒ b = √0,04 = 0,2
B = 1-0,2 = 0,8
BB = 2 Bb : bb = B² : 2Bb : b²
= (0,8)² : 2(0,8×0,2) : (0,2)² → 0,64 : 0,32 : 0,04

  1. 20. Seorang wanita normal pembawa sifat buta warna menikah dengan pria normal. Kemungkinan keturunan laki-laki yang mederita buta warna dari pasangan tersebut adalah..
  2. 100 %
    B. 80 %
    C. 50 %
    D. 25 %
    E. 0 %

Jawab: D

Pembahasan :

Wanita normal karier : XHXh Pria hemofiia : XHY Persilangan : XHXh >< XHY Kemungkinan anak : XHXh (wanita normal karier), XHY(laki-laki normal), XHXH(wanita hemofilia), XhY(laki-laki hemofilia)

 


  1. 21. Orang yang merupakan pembawa sifat hemofili adalah … .
  2. 1 dan 4
    B. 1 dan 5
    C. 1 dan 7
    D. 4 dan 5
    E. 4 dan 8

 

Jawab: E

Pembahasan:

Penyakit Hemofili merupakan penyakit keturunan yang terpaut terhadap kromosom X, sehingga, pembawa sifat albino adalah 4 dan 8.

22.Dari diagram keluarga penderita hemofilia di atas dapat ditentukan bahwa genotipe orangtua adalah…

  1.  XHY dan XHXh
    B. XHY dan XHXH
    C. XHY dan XhXh
    D. XY dan XHXh
    E. XY dan XhXh

*keterangan: warna hijau berarti laki-laki hemofilia, hitam laki-laki normal, ungu wanita normal*

Jawab: A

Pembahsan:

Dalam keterangan telah dijelaskan bahwa bulat berwarna ungu menyimbolkan wanita normal (XhXh) dan ayahnya ternyata adalah laki-laki penderita hemofilia yang artinya bergenotipe XHY.

 

  1. 23. Dalam suatu populasi penduduk diketahui yang albino 30%. Gen albono dibawa faktor p, dan bersifat resesif. Jika penuduk desa itu 100.000 jiwa,  maka jumlah penduduk yang bergenotipe homozigot dan heterozigor adalah…
  2. 16.000 dan 48.000
  3. 8000 dan 12.000
  4. 48.000 dan 16.000
  5. 8.000 dan 16.000
  6. 12.000 dan 16.000

Jawab: E

Pembahasan:

 

 

 

 

  1. 24. Dalam suatu daerah yang berpenduduk 10.000 orang, diketahui 25% khusus wanita buta warna. berapa orangkah wanita carrier buta warna?
  2. 950 orang
    B. 9500 orang
    C. 5000 orang
    D. 2500 orang
    E. 7500 orang

Jawab: C

Pembahasan:

 

  1. 25. Anadontia ditentukan oleh gen resesif yang terpaut kromosom x. Penikahan suami istri normal untuk sifat anadontia mempunyai 2 anak perempuan normal dan 1 anak laki-laki anadontia. Dari kasus ini bisa disimpulkan..
  2. Ibu homozigot dominan
    B. Ibu homozigot resesif
    C. Ayah homozigot dominan
    D. Ibu carier
    E. Ayah carier

Jawaban : B

Pembahasan:

Anodontia disebabkan oleh gen resesif a yang terpaut pada kromosom X. Gen A menentukan pertumbuhan gigi normal dan alel resesif a menentukan anodontia.

  • XAXA atau XX = wanita normal
  • XAXa = wanita carier anodontia
  • XaXa = penderita wanita
  • XAY atau XY = pria normal
  • XaY = pria penderita anodontia

2 anak perempuan normal (XAXa) dan 1 anak laki-laki anadontia (XaY) memiliki orangtua Xa Xa dan XAY.

XaXa >< XAY

XAXa, XaY, XAXa, XaY

 

  1. 26. Dalam satu keluarga ditemukan anaknya yang albino, sedangkan kedua orang tuannya normal. Dari data ini kemungkinan genotipe orang tuanya adalah…
  2. ayah homozigot dominan, ibu heterozigot
    B. ayah homozigot resesif, ibu heterozigot
    C. ayah heterozigot, ibu homozigot dominan
    D. ayah dan ibu heterozigot
    E. ayah homozigot resesif, ibu homozigot dominan

Jawab: D

Pembahasan:

Jika gen P = normal

p = albino
P          :     Pp              ><                         Pp
Gamet : P dan p                                  P dan p
F1        : PP, Pp,Pp dan pp
Normal (75%) dan albino (25%)

 

  1. 27. Jika Pp >< Pp menghasilkan keturunan dengan perbandingan normal : albino 3 : 1, genotipe orangtua agar keturunannya menghasilkan perbandingan normal : albino 1 : 1 adalah..
  2. pp >< pp
    B. PP >< PP
    C. PP >< Pp
    D. Pp >< Pp
    E. Pp >< pp

Jawab: E

Pembahasan:

Pp                                         pp
(normal)        ><        (albino)
Gamet : P dan p                           p
F1        : Pp dan pp
Normal (50%) dan albino (50%)

 

  1. 28. Penyakit yang terpaut pada kromosom Y adalah…
  2. Hemofilia
    B. Albino
    C. Hypertrichosis
    D. Anonychia
    E. Kebotakan

Jawab: C

Pembahasan:

Albino, anonychia dan kebotakan merupakan penyakit menurun yang terpaut pada kromoson tubuh (autosom), sedangkan hemofilia dan hypertrichosis merupakan penyakit menurun yang terpaut pada kromosom seks. Namun yang pada kromosom Y adalah hypertrichosis, kalau hemofilia terpaut pada kromosom X.

 

  1. 29. Perhatikan diagram di bawah ini!

Berdasarkan diagram di atas anak-anaknya yang kemungkinan menderita eritroblasis fetalis adalah anaknya yang ke…

  1. II, III, IV
    B. I, II
    C. II, IV
    D. I, III
    E. I, II, III, IV

Jawab: C

Pembahasan:

Berdasarkan data tersebut, kemungkinan anaknya yang menderita Cythrob Latosis fetalis adalah anak yang ke II dan IV karena dalam tubuh ibu sudah dibentuk antibodi untuk Rh+.

 

  1. 30. Bayi penderita erythroblastosis lahir dari pasangan…
  2. Ibu Rh negatif ayah Rh negatif
    B. Ibu Rh positif ayah Rh positif
    C. Ibu Rh negatif ayah Rh Positif
    D. Ibu Rh positif ayah Rh negatif
    E. Ibu dan ayah yang berbeda Rhesusnya

Jawab: C

Pembahasan:

Eritrosit anak golongan Rh+ akan digumpalkan oleh antibodi ibu yang bergolongan Rh- ketika dalam kandungan. Ibu Rh– menikah dengan suami Rh+, apabila melahirkan bayi kedua dengan Rh+ lagi, maka akan terjadi lagi perembesan darah janin ke peredaran darah ibu, sehingga jumlah antibodi yang terbentuk di dalam tubuh ibu menjadi sangat banyak. Akibat-nya bayi tersebut mengalami penyakit anemia berat Erythroblastosis fetalis