Kumpulan Soal dan Pembahasan Struktur Atom

Unduh Soal dan Pembahasan Struktur Atom untuk kelas X SMA/MA

Soal dan Pembahasan Struktur Atom dari berbagai penerbit buku seperti Erlangga oleh Michael Purba KTSP 2006 dan Unggul Sudarmo Kurikulum 2013, Yudhistira, Platinum, Grafindo, Phißeta dan Esis

Download File dalam format .doc agar mudah dibaca dan tertata rapi lengkap dengan peta konsep dan prasyarat materi.

Link Download Soal dan Pembahasan

Google Drive | Zippyshare Mirror

Soal dan Pembahasan Struktur Atom

SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Kalium mempunyai nomor atom 19 dan nomor massa 39. Jumlah elektron pada ion Kalium adalah . . .
A. 21 B. 20 C. 19 D. 18 E. 17
Pembahasan :
Nomor atom menunjukkan jumlah proton sama dengan jumlah elektron.
Jawaban : C. 19

2. Pada isotop unsur , jumlah proton dan netron kedua unsur secara berturut – turut adalah . . .
A. (26 , 26) : (88 , 88) B. (26 , 26) : (88 , 138) C. (26 , 30) : (88 , 138)
D. (26 , 30) : (88 , 266) E. (26 , 56) : (88 , 138)
Pembahasan :

X = lambang unsur
Z = jumlah proton
N = nomor atom
M = massa atom
Neutron = A – Z
untuk unsur proton = 26
neutron = 56 – 26 = 30  ( 26 , 30)
untuk unsur proton = 88
neutron = 226 – 88 = 138  (88 , 138)
jawaban : C. (26 , 30) : (88 , 138)
3. Lambang suatu unsur dapat disimpulkan bahwa pada satu atom unsur X mempunyai. . .
A. 18 neutron dan 18 proton B. 22 neutron dan 22 proton
C. 40 proton dan 18 elektron D. 18 proton dan 22 neutron
E. 18 neutron, 22 proton, dan 22 elektron

Pembahasan :
Nomor atom suatu unsur menunjukkan banyaknya proton atau banyaknya elektron. Sedangkan banyaknya neutron adalah Nomor Massa dikurangi Nomor Atomnya.
berarti unsur tersebut mempunyai 18 proton dan 18 elektron, dan (40 – 18) = 22 neutron.
Jawaban : D. 18 proton dan 22 neutron

4. Dari persamaan reaksi :
, yang merupakan pasangan asam konjugasi adalah . . .
A. B.
C. D.
E.
Pembahasan :
Pasangan asam – basa konyugasi adalah dan , menurut Bronsted atau dengan .
Jawaban : A.

5. Kelemahan teori atom Niels Bohr adalah . . .
A. tidak dapat menjelaskan spektrum unsur hidrogen
B. bertentangan dengan hukum – hukum fisika klasik dar Maxwell
C. tidak dapat menentukan posisi elektron dengan pasti
D. bertentangan dengan teori atom Dalton bahwa atom – atom suatu unsur identik
E. tidak dapat menentukan perubahan energi pada perpindahan elektron dalam atom
Pembahasan :
Kelemahan teori atom Niels Bohr adalah tidak dapat menetukan posisi elektron dengan pasti , karena posisi elektron ditentukan setelah adanya bilangan kuantum.
Jawaban : C. tidak dapat menentukan posisi elektron dengan pasti.

6. Unsur X mempunyai konfigurasi elektron 2, 8, 8, 2. sedangkan unsur Y mempunyai konfigurasi elektron 2, 8, 18, 7. Jika kedua unsur membentuk senyawa, maka rumusnya adalah . . .
A. XY2 B. X2Y C. X2Y3 D. X2Y5 E. X2Y7
Jawaban : A. XY2
Pembahasan :
Unsur X dengan konfigurasi 2, 8, 8, 2 merupakan unsur logam golongan II A.
Unsur Y dengan konfigurasi 2, 8, 18, 7 merupakan unsur halogen golongan VII A.
Golongan halogen bervalensi = 7 terhadap oksigen ; sedangkan terhadap hidrogen dan logam valensinya = 8 – 7 = 1
Golongan II A bervalensi = 2
Jadi rumusnya XY2

7. belerang dapat ditemukan dalam pelbagai bentuk pada suhu kamar. Bentuk – bentuk ini terkenal sebagai . . .
A. isotop B. alotrop C. isomer D. homolog E. polimer
Jawaban : B. alotrop.
Pembahasan :
Alotrop adalah perubahan bentuk kristal terhadap suhu atau tekanan. Belerang memiliki bentuk alotrop, oleh karena itu belerang dapat ditemukan dalam pelbagai bentuk pada suhu kamar.

8. Diantara unsur – unsur 3P, 12Q, 19R, 33S, dan 53T, yang terletak dalam golongan yang sama dalam sistem periodik adalah . . .
A. P dan Q B. Q dan S C. P dan R D. S dan T E. R dan T
Jawaban : C. P dan R
Pembahasan :
Perhatikan konfigurasi elektron unsur – unsur tersebut.

9. Atom – atom unsur tertentu mempunyai 16 elektron. Atom – atom unsur lain dengan sifat yang mirip adalah yang mempunyai jumlah elektron . . .
A. 10 B. 24 C. 34 D. 50 E. 64
Jawaban : C. 34
Pembahasan :
Bila suatu atom mempunyai 16 elektron, maka atom tersebut mempunyai 16 proton, jadi nomor atomnya 16.

Soal 1
Kelemahan teori atom Rutherford adalah tidak adanya penjelasan tentang . . . . .
A.Partikel penyusun inti atom
B.Massa atom berpusat pada inti
C.Electron mengitari inti pada jarak tertentu
D.Inti atom yang bermuatan positif
E.Electron yang memiliki energy tetap

Soal 2
Partikel dasar dalam atom terdiri dari . . . .
A.Proton, elektron, dan positron
B.Proton, neutron, dan nukleon
C.Proton, elektron, dan neutron
D.Positron, nukelon, dan elektron
E.Neutron, nukleon, dan electron

Soal 3
Penemu neutron . . . .
A. William Crookes
B. Goldstein
C. James Chadwick
D. Sir Humphry Davy
E. J.J Thomson

Soal 4
Pernyataan berikut terkait teori atom dari John Dalton:
(1). Atom berbentuk pola pejal yang sangat kecil.
(2). Atom merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi
(3).Atom dari unsur yang sama memiliki sifat sama, sedangkan atom dari unsur yang berbeda memiliki massa dan sifat yang berbeda.
(4).Reaksi kimia tidak dapat merubah suatu atom menjadi atom lain

Dari pernyataan di atas yang menjadi kelemahan teori atom Dalton adalah pernyataan…
A. 1, 2 dan 3
B. 2 dan 4
C. 1 dan 3
D. 4
E. 1, 2, 3 dan 4

Soal 5
Yang membuktikan model atom Thomson tidak tepat adalah . . . .
A. Sinar katode
B. Hamburan sinar ∝ pada lempeng emas tipis
C. Spektrum atom hidrogen
D. Tetes minyak Milikan
E. Sinar kanal

Soal 6
Dalam suatu atom elektron di sekitar inti atom dan tidak jatuh ke dalam, hal ini disebabkan karena. . . .
A. elektron bergerak dengan lintasan dan jarak tertentu dari inti atom
B. gaya tolak-menolak antara elektron dan inti atom, relatif besar
C. adanya penghalang antara inti atom dan elektron
D. massa elektron relatif kecil dibandingkan massa inti atom
E. elektron dalam kondisi diam di sekitar inti atom

Soal 7
Unsur klor dengan lambang 17Cl35 mengandung….
A. 17 n, 18 p
B. 17 n, 35 p
C. 18 n, 17 p
D. 18 n, 35 p
E. 35 n, 17 p
Soal EBTANAS Tahun 2002

Soal 8
Jika diketahui nuklida 2311Na, maka jumlah elektron, proton dan neutron adalah….
A. 23 proton, 12 elektron, 11 neutron
B. 11 proton, 12 elektron, 23 neutron
C. 11 proton, 11 elektron, 12 neutron
D. 11 proton, 12 elektron, 11 neutron
E. 12 proton, 11 elektron, 11 neutron
Soal EBTANAS Tahun 2003

Soal 9
Unsur X mempunyai 10 proton dan 12 neutron, sedangkan unsur Y mempunyai nomor massa 23 dan nomor atom 11. Kedua atom tersebut merupakan . . . .
A. Isotop
B. Isobar
C. Isoton
D. Isokhor
E. Isomer

Soal 10
Struktur atom dari ion Z-2 jika Z memiliki nomor atom 8 dan nomor massa 18 adalah . . . .
Elektron Proton Elektron
A. 8 8 8
B. 8 8 10
C. 8 8 18
D. 10 8 8
E. 10 8 10

Soal 11
Muatan ion yang dapat dibentuk dari unsur yang memiliki nomor atom 20 adalah . . . .
A. + 1
B. + 2
C. + 3
D. – 1
E. – 2

Soal 12
Atom – atom di bawah ini yang tidak memiliki kecendrungan bermuatan – 1 adalah . . . .
A. 9F
B. 11Na
C. 17Cl
D. 35Br
E. 53I

Soal 13
Suatu atom dengan nomor massa 65, di dalam intinya terdapat 35 netron. Konfigurasi elektronnya adalah . . . .
A. 2 8 8 2
B. 2 8 18 6
C. 2 8 18 2
D. 2 8 5
E. 2 8 18 3

Soal 14
Pengisisan elektron menurut Aufbau adalah . . . .
A. Dari tingkat energi renda ke tingkat energi tinggi
B. Dari tingkat energi tinggi ke tingkat energi rendah
C. Semua tingkat energi di isi bersama – sama
D. Dari kulit yang paling luar
E. Secara acak

Soal 15
Dua buah unsur memiliki notasi 2713X dan 35,517Y. Diagram orbital yang paling tepat untuk elektron terakhir dari unsur X adalah…. (Nomor atom Ar = 18, Kr = 36, Ne = 10).

Soal UN Kimia 2008

Soal 16
Tiga buah unsur dengan notasi sebagai berikut: 23 11P, 2412Q, 35,517R
Konfigurasi elektron unsur P adalah …. (Nomor atom Ne = 10, Ar = 18)
A. [Ne] 3s1
B. [Ne] 4s1
C. [Ar] 3s1
D. [Ar] 4s1
E. [Ar] 4s2 3d3
Soal UN Kimia 2009

Soal 17
Diagram orbital 2 buah unsur sebagai berikut:

Nomor atom unsur X adalah….
A. 6
B. 16
C. 17
D. 24
E. 25
Soal UN Kimia 2010

Soal 18
Bromine degan nomor atom 35 memiliki konfigurasi electron . . . .
A.1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p5
B.1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 3d8 4s2 4p5
C.1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 3d8 4s2 4p6
D.1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p3
E.1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p5

Soal 19
Perhatikan notasi unsur berikut :
19 K 39
Konfigurasi electron ion K+ adalah . . . .
A. 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p5
B. 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6
C. 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p5 4s1
D. 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p5 4s3
E. 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p5 4s2 4p1

Soal 20
Diketahui unsur X memiliki nomor ataom 24. Jumlah electron pada kulit ke tiga adalah . . . .
A.10
B.11
C.12
D.13
E.14

Soal 21
Nilai keempat bilangan kunatum terakhir dari atom Cl yang mempunyai nomor ato 17 adalah . . . .
A. n = 2, l = 0, m = 0 , s = – ½
B. n = 3, l = 1, m = 0 , s = – ½
C. n = 3, l = 1, m = 0 , s = + ½
D. n = 3, l = 1, m = -1 , s = – ½
E. n = 3, l = 1, m = +1, s = + ½

Soal 22
Kulit valensi unsur Fe yang memiliki nomor atom 26 dan nomor massa 56 adalah . . . .
A.4s
B.3d
C.3p da 3d
D.3d dan 4s
E.3s dan 3p

Soal 23
Electron terakhir dari atom X memiliki empat bilangan kuantum sebagai berikut :
n = 4, l = 0, m = 0 , s = + ½
Nomor atom X adalah . . . .
A. 19
B. 20
C. 28
D. 37
E. 45

Soal 24
Ion X+3 memiliki konfigurasi electron :
[Ar] 3d5.
Jika atom X memiliki neutron sebanyak 30, atom X tersebut memiliki nomor massa . . . .
A.28
B.31
C.56
D.60
E.63

Soal 25
Perhatikan beberapa pernyataan tentang atom berikut ini :
1.Atom berbentuk bola pejal
2.Electron tidak melepas dan meyerap energy
3.Atom suatu unsur adalah identik
4.Electron bergerak mengitari inti atompada tingkat energy tertentu
5.Atom terdiri atas inti atom dan electron.
Pernyataan yang berkaitan dengan postulat dari Dalton adalah . . .
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 da 4
E. 4 da 5

Soal 26
Berdasarkan percobaan hamburan sinar alfa yang dilakukan oleh Rutherford dihasilkan teori bahwa bagian terbesar dari suatu atom adalah ruang kosong. Kesimpulan tersebut diambil berdasarkan fakta . . . .
A.Sebagain besar sinar diteruskan
B.Ada sinar yang dipantulkan
C.Sebagian kecil sinar dibelokkan
D.Sebagian besar sinar dihamburkan
E.Adal bagian sinar yang diserap

Soal 27
Berikut pernyatan yang tidak berkaitan denga teori atom Rutherford adalah . . . .
A.Electron bergerak mengitari inti
B.Atom terdiri atas inti bermuatan positif dan electron yang mengelilingi inti.
C.Massa atom berpusat pada inti
D.Sebagian besar volume atom adalah ruag hampa
E.Electron dalam mengitari inti tidak melepas atau menyerap energy

Soal 28
Menurut teori atom mekanika kuantum, volume ruang yang memiliki kebolehjadian terbesar menemukan electron adalah . . . .
A.Orbital atom
B.Kulit electron
C.Awan electron
D.Bilangan kuantum magnetic
E.Bilangan kuantum spin

Soal 29
Dua electron dalam suatu orbital akan berputar pada porosnya dengan arah yang berlawanan. Kesimpula ini diambil bedasarkan fakta bahwa . . . .
A.Elektron dapat berpindah kulit
B.Electron bergerak mengitari inti
C.Daya ikat atom tiap unsur berbeda beda
D.Setiap unsur memberikan warna spectrum yang berbeda.
E.Tidak boleh terjadi tolak menolak antara dua electron dalam suatu atom

Soal 30
Unsur 2555Mn memiliki jumalah electron , proton dan neutron berturut turut adalah . . . .
A.25, 25, 30
B.25, 25, 55
C.25, 30, 35
D.30, 25, 25
E.30, 25, 55

Soal 31
Jika unsur Ni memiliki nomor atom 28 dan nomor massa 59, ion Ni+2 memiliki jumlah proton, electron dan neutron berturut turut adalah . . . .
A.30, 28, 31
B.28, 26, 59
C.28, 26, 31
D.26, 28, 59
E.26, 28, 31

Soal 32
Jika ion Se2- memiliki konfigurasi electron Se-2 = [Ar] 4s2 3d104p6
Dan jumlah neutronnya 45,massa atom relative unsur Se adalah . . . . .
A.78
B.79
C.80
D.81
E.82

Soal 33
Konfigurasi electron yang tepat utuk 29Cu adalah . . . .
A.[Ar] 3d9 4s2
B.[Ar] 3d10 4s1
C.[Kr] 4d9 5s1
D.[Ar] 4d9 5s2
E.[Kr] 4d10 5s1

Soal 34
Jika dketahui Fe memiliki nomor atom 26 dan massa atomnya 56, konfigurasi electron ion Fe+3 adalah . . . .
A.[Ar] 4s2 3d8
B.[Ar] 4s2 3d3
C.[Ar] 4s1 3d9
D.[Ar] 3d8
E.[Ar] 3d5

Soal 35
Kulit valensi dan jumlah electron yang terdapat pada atom 23V adalah . . . .
A.Kulit valensi 3d dan jumlah electron valensi 3
B.Kulit valensi 3d dan jumlah electron valensi 5
C.Kulit valensi 3d, 4s dan jumlah electron valensi 3
D.Kulit valensi 3d, 4s dan jumlah electron valensi 5
E.Kulit valensi 3d, 4s dan jumlah electron valensi 7

Soal 36
Jumlah electron tidak berpasangan pada atom 42Mo adalah . . . .
A.4
B.5
C.6
D.7
E.8

Soal 37
Jumlah orbital maksimum yang terdapat pada tingkat energy ke-3 adalah . . . .
A.1
B.4
C.9
D.16
E.18

Soal 38
Ion yang dapat dibentuk oleh unsur X yang memiliki nomor atom 56 dan nomor massa 137 adalah . . . . .
A.X-2
B.X2+
C.X3+
D.X3-
E.X4+

Soal 39
Perhatikan konfigurasi beberapa unsur :
P : 1s 2
Q ; 1s 2 2s2
R : 1s 2 2s2 2p 6
S : 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p3
T : 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s1 3d10
Konfigurasi electron yang stabil dimiliki oleh atom . . . .
A.P dan Q
B.P dan R
C.Q da R
D.Q dan S
E.S dan T

Soal 40
Pada konfigurasi electron 25Mn, jumlah electron yang terdapat pada kulit ke tiga adalah . . . .
A.7
B.8
C.10
D.13
E.18

Soal 41
Jumlah orbital yang terisi electron pada kulit ke-3 ataom 22Ti adalah . . . .
A.4
B.5
C.6
D.9
E.10

Soal 42
Ion X+3 memiliki konfigurasi electron 1s2 2s2 2p6. Nilai keempat bilangan kuantum electron terakhir dari atom X adalah . . . .
A.n = 3, l = 1, m = – 1 , s = + ½
B.n = 3, l = 1, m = + 1 , s = + ½
C.n = 3, l = 1, m = 0 , s = + ½
D.n = 2, l = 1, m = +1 , s = +½
E.n = 2, l = 1, m = -1, s = – ½

Soal 43
Electron terakhir atom X memiliki 4 bilangan kuantum sebagai berikut :
n = 4, l = 1, m = 0 , s = -1/2
Nomor atom unsur X tersebut adalah . . . .
A.20
B.25
C.30
D.35
E.36

Soal 44
Spesi yang memiliki jumlah electron yang sama dengan atom 10Ne adalah . .. .
A.11Na
B.12Mg+2
C.16S-2
D.17Cl-
E.17Cl
PEMBAHASAN BANK SOAL STRUKTUR ATOM

Pembahasan Soal 1
Rutherford dalam teorinya menjelaskan bahwa :
a.Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif da dikelilingi oleh electron yang bermuatan negative.
b.Massa atom terpusat pada inti
c.Sebagian besar volume atom adalah ruang hampa
d.Atom bersifat netral ( jumlah proton sama dengan electron )

Kelemahan teori atom Rutherford adalah tidak menjelaskan bahwa electron memilki energy yang tetap.

Jawaban : E

Pembahasan Soal 2
Partikel dasar dalam atom ada 3 yaitu :
Proton = muatannnya +
Elektron = Muatannnya –
Neutron = Tidak bermuatan = mauatannnya netral

Jawaban : C

Pembahasan Soal 3
William Crookes = Penemu Tabung sinar Crookes atau tabung sinar katoda
Goldstein = Penemu Proton
James Chadwick = Penemu Neutron
Sir Humphry Davy = Penemu arc lamp (lampu busur) yaitu model lampu yang banyak digunakan pada zaman sekarang dengan menggunakan batang karbon. Ada kelemahan yaitu sinar yang dihasilkan terlalu menyilaukan.
J.J Thomson = Penemu electron

Jawaban : C

Pembahasan Soal 4
Teori atom Dalton menjelaskan bahwa :
1.Materi tersusun atas partikel kecil disebut atom
2.Atom tidak dapat dipecah menjadi partikel yang lebih kecil lagi
3.Atom unsur tertentu mempunyai sifat dan massa yang identik.
4.Atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bulat dan sederhana.
5.Reaksi kimia adalah reaksi pemisahan, penataan ulang dan penggabungan kembali atom atom.

Jawaban : E

Pembahasan Soal 5
Kelemahan teori atom Thomson adalah tidak menjelaskan secara rinci bagaimana electron berada di dalam atom. Thomson hanya menyatakan bahwa electron tersebar di permukaan atom. Kelemahan ini kemudian dijadikan dasar untuk menemukan teori atom yag lebih baik yaitu yang dikemukaka oleh Rutherford memalui percobaan penghamburan sinar ∝ .

Jawaban : B

Pembahasan Soal 6
Dalam teori atom Rutherford tidak dapat menjelaskan kenapa electron tidak jatuh ke inti padahal ketika electron mengelilingi inti maka partikel bermuata negative tersebut membutuhkan energy sehingga lama – kelamaan energy yag dimiliki electron habis dan jatuh ke inti. Namun tidak demikian adanya. Kelemahan ini dijawab oleh Bohr melalui percobaan spectrum atom hidrogen.
Bohr menjelaskan bahwa electron bergerak pada lintasan tertentu yang disebut kulit atom dimana pada pada lintasan ini electron tidak menyerap atau melepas energy. Sehingga energy electron tetap dan electron tidak jatuh ke inti.

Jawaban : A

Pembahasan Soal 7
17 Cl 35
Nomor atom = 17
p = 17
e = 17
Nomor mass = 35
p + n = 35
n = 35 – 17 = 18

Jawaban : C

Pembahasan Soal 8
2311Na
Nomor atom = 11
p = 11
e = 11
Nomor massa = 23
p + n = 23
n = 23 – 11 = 12

Jawaban : C

Pembahasan Soal 9
Pertama kilat dulu penertian dari istilah diatas
Isotop = Atom sama, Nomor Atom sama, Nomor Massa Berbeda
Isobar = Atom berbeda, Nomor Atom Berbeda, Nomor Massa sama
Isoton = Atom berbeda, Nomor atom dan nomor massa berbeda, jumlah neutron sama
Isokhor = istilah dalam termodinamika (termikimi kelas 11 ) jika volume system tetap
Isomer = senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi rumus struktur, gugus fungsi dan geometri berbeda.

Option C dan D tidak ada hubungannya dengan soal.

Atom X memiliki :
p = 10
n = 12
Nomor atom = jumlah proton = 10
Nomor massa = p + n = 10 + 12 = 22

Atom Y memiliki :
Nomor massa = 23
Nomor atom = 11 = jumlah proton
Jumlah neutron =Nomor massa – p
= 23 – 11 = 12

Atom X dan Y memiliki jumlah neutron yang sama maka X dan Y adalah isoton

Jawaban : C

Pembahasan Soal 10
Z-2 artinya atom Z telah menangkap 2 buah elektronnya sehingga membentuk ion negatif.
8 18Z
Nomor arom = 8 = jumlah proton = jumlah electron
Jumlah neutron = nomor massa – jumlah proton = 18 – 8 = 10

Ingat ya ketika atom membentuk ion maka yang dilepaskan atau diserapnya hanya electron sehingga jumlah electron yang akan berubah sementara jumlah proton da neutronnya tetap.

Jumlah electron Z-2= 8 + 2 = 10
Jumlah proton = 8
Jumlah neutron = 10

Jawaban : E

Pembahasan Soal 11

Atom yang membentuk ion positif yaitu dengan cara melepaskan elektronnya adalah atom yang electron valensinya kecil dari 4
Sedangkan atom yang membentuk ion negative yaitu dengan cara menyerap electron terjadi pada atom dengan electron valensi besar dar 4

Jika suatu unsur memiliki nomor atom = 20
Jumlah electron = 20
Konfigurasunya : 2 8 8 2
Electron valensinya = 2
Cenderung melepas 2 elektron membentuk ion positif dengan muata +2.

Jawaban : B

Pembahasan Soal 12
Atom yang membentuk ion negartof dengan muatan – 1 adalah atom dengan electron valensi = 7. Untuk mengetahuinya marilah kita buat konfigurasi masing masing atom pada option diatas.

9F = 2 7 , ev = 7
11Na = 2 8 1, ev = 1
17Cl = 2 8 8, ev = 7
35Br = 2 8 18 7, ev = 7
53I = 2 8 18 18 7, ev = 7

Hanya 11Na yang memiliki electron valensi tidak tujuh sehingga tidak membentuk ion – 1. Na akan membentuk ion + 1 dengan melepas 1 elektron pada kulit terluarnya.

Jawaban : B

Pembahasan Soal 13
Untuk membuat konfigurasi elektron kita membutuhkan data nomor atomnya. Untuk mencari nomor atom kita harus cari jumlah proton terlebih dahulu karena nomor atom menunjukan jumlah proton.
Nomor massa = p + n
65 = p + 35
n = 65 – 35 = 30
Konfigurasi elektronnya : 2 8 18 2

Jawaban : C

Pembahasan Soal 14
Pengisisan electron dimulai dari subkulit yang berenergi rendah sampai penuh abru kemudian mengisi electron pada sub kulit yang lebih tinggi. Perhatikan pengisian elktron pada subkulit denga mengikuti arah panah sebagai berikut :

Jawaban : A

Pembahasan Soal 15
Atom 2713X memiliki konfigurasi electron :
[Ne] 3s2 3p1

Diagram orbitalnya :

Jawaban : D

Pembahasan Soal 16
Atom 23 11P memiliki jumlah electron = 11, sehingga konfigurasinya adalah:
1s2 2s2 2p6 3s1
Kita singkat dengan atom 10Ne
[Ne] 3s1

Jawaban : C

Pembahasan Soal 17
Konfigurasi electron atom X = [Ar] 4s1 3d5
Jumlah electron = 18 + 1 + 5 = 24
Nomor atom = jumlah electron = jumlah proton = 24

Jawaban : D

Pembahasan Soal 18
Nomor atom = jumlah proton = jumlah electron . Untuk menuliskan konfigurasi yang kita gunakan adalah nomor atom karena juga melambangkan jumlah electron dalam atom.

35Br = 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p5

Jawaban : A

Pembahasan Soal 19
No Atom usur K = 19
Jika membentuk ion positif artinya atom melepas electron sebanyak muatannya, sehingga jumlah electron dari K+ adalah = 19 – 1 = 18
Konfigurasi ion K+ adalah : 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6

Jawaban : B

Pembahasan Soal 20
Nomor atom X = Jumlah electron X = 24
Konfigurasi elektronnya :
1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s2 3d4
Tapi konfigurasi ini tidak stabil karena tidak setengan penuh, sehingga 1 buah electron dari sub kulit 4s dieksitasi ke 3d, sehingga konfigurainya menjadi :
1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s1 3d5
Kulit ke -3 adalah kulit yang bilangan kuantum utama nya 3 yaitu : 3s2 3p6 3d5
Jumlah electron = 2 + 6 + 5 = 13

Jawaban : D

Pembahasan Soal 21
Pertama kita buat dulu konfigurasinya :
17Cl = 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p5
Electron terakhir berada pada sub kulit 3p5

nilai keempat bilangan kuantum electron terakhir dari atom Cl adalah :
n = 3, kulit ke 3
l = 1, sub kulit p
m = 0, orbital ditengah
s = – ½ , panah ke bawah

Jawaban : B

Pembahasan Soal 22
Untuk menuliskan konfigurasi yang kita gunakan adalah nomor atom karena melambangkan jumlah electron dalam atom.
26Fe = 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s2 3d6

Karena konfigurasi elektronnnya berakhir di sub kulit d maka pasangannya kulit valensinya adalah sub kulit s ( ns (n-1)d)
Kulit valensi adalah : 4s dan 3d

Jawaban : D

Pembahasan Soal 23
n = 4 , kulit ke empat
l = 0 , sub kulit s
m = 0, orbital s hanya memiliki satu nilai m
s = + ½ , arah panah ke atas

Orbital yang dimaksud adalah = 4s1
Konfigurasi elektronnya : 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s1
Nomor atom = 19

Jawaban : A

Pembahasan Soal 24
Ion X+3 berarti telah melepaskan 3 buah elektronnya. Jika kita lihat dari konfigurasinya maka electron yang dilepaskan itu berasal dari 2 buah electron orbital 4s dan 1 buah electron orbital 3d (lihat konfigurasinya : [Ar] 3d5 , sub kulit 3d berpasangan dengan sub kulit 4s)

Sehingga konfigurasi elektronnya adalah :
[Ar] 4s2 3d6
Jumlah electron = 18 + 2 + 6 = 26
Jumlah proton = 26
Nomor massa = p + n = 26 + 30 = 56

Jawaban : C

Pembahasan Soal 25
Mari kita cek satu persatu pernyatan diatas :
1.Atom berbentuk bola pejal = Dalton
2.Electron tidak melepas dan meyerap energy = Bohr
3.Atom suatu unsur adalah identik = Dalton
4.Electron bergerak mengitari inti atompada tingkat energy tertentu = Bohr
5.Atom terdiri atas inti atom dan electron = Thomson

Jawaban : B

Pembahasan Soal 26
Ada tiga kejadian pada percobaa pengahambuarn sinar alfa yang dilakukan :
1.Sebagian besar snar diteruskan = bahwa dalam atom bagian terbesarnya adalah ruang hampa
2.Sebagian kecil sinar dibelokkan atau dipantulkan = sinar alfa mendekati/ menabrak inti yang bermuatan positif sehingga sinarnya dipantulkan atau dibelokkan.

Jawaban : A

Pembahasan Soal 27
Pernyataan nomor E : Electron dalam mengitari inti tidak melepas atau menyerap energy merupakan pernyatan dari teori atom Bohr.

Jawaban : E

Pembahasan Soal 28
Orbital atom = daerah kemungkinan terbedar menemukan elektron
Kulit electron = electron tidak mempunyai kulit
Awan electron = kumpulan electron.
Bilangan kuantum magnetic = menyatakan orbital yang ditempati oleh elektron
Bilangan kuantum spin = menyatakan arah perputaran electron

Jawaban : A

Pembahasan Soal 29
Arah perputaran electron dalam orbital yang sama berlawana dengan tujuan agar tolak menolah antara muatan negatif yang dimiliki oleh electron saling meniadakan sehingga atom menjadi stabil. Aturan ini juga menjadi dasar munculnya azas larangan pauli.

Jawaban : E

Pembahasan Soal 30
Nomor atom = 25 = jumlah proton = jumlah electron
Nomor massa = 55
p + n = 55
n = 55 – p = 55 – 25 = 30

Jawaban : A

Pembahasan Soal 31
Untuk atom netral Ni
Nomor atom = 28 = jumlah electron = jumlah proton
Jumlah neutron = nomor massa – p = 59 – 28 = 31
Jika Ni membentuk ion NI+2 maka elektronnya akan berkurang sebanyak 2 buah sedangkan proton dan neutronnya tetap.
Electron = 28 – 2 = 26
Proton = 28
Neutron = 31

Jawaban : C

Pembahasan Soal 32
Ion Se2- mempunyai electron = 18 + 2 + 10 + 6 = 36 dan telah telah menerima 2 buah electron, maka jumlah electron dari Se = 36 – 2 = 34
Jumalah electron = jumlah proton = 34
Nomor massa = p + n = 34 + 45 = 79
Nomor massa = Massa Atom Relatif = 79

Jawaban : B

Pembahasan Soal 33
Konfigurasi electron 29Cu = 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s2 3d9
Penyingkatannya : [Ar] 4s2 3d9
Konfigurasi diatas kurang stabil karena tidak setengah penuh, sehingga konfigurasi yang benar adalah : [Ar] 4s1 3d10

Jawaban : B

Pembahasan Soal 34
Nomor atom = jumlah electron = 26
Konfigurasi elektronnya : [Ar] 4s2 3d6
Jika membentuk ion Fe+3 maka artinya atom telah melepas electron sebanyak 3 buah yaitu 2 buah pada orbital 4s dan 1 buah pada orbital 3d, sehingga konfigurasinya menjadi : [Ar] 4s0 3d5

Jawaban : E

Pembahasan Soal 35
Konfigurasi electron :
23V = [Ar] 4s2 3d3
Kulit Valensi = 4s2 3d3
Jumlah electron valensi = 2 + 3 = 5

Jawaban : D

Pembahasan Soal 36
Konfigurasi electron :
42Mo = [Kr] 5s2 4d4
Kemungkinan ada obital yang tidak penuh berisi electron ada pada orbital terakhir yaitu 4d4.

Jumlah electron tidak berapasangan = 4

Jawaban : A

Pembahasan Soal 37
Tingkat energy ke 3 = n = 3
n = 3 maka l = 0 → sub kulit s = 1 orbital
l = 1 → sub kulit p = 3 orbital
l = 2 → sub kulit d = 5 orbital
Jumlah total orbital = 1 + 3 5 = 9 orbital

Jawaban : C

Pembahasan Soal 38
Untuk melihat ion yang akan dibentuk, maka kita akan lihat konfigurasi electron nya untuk menentukan electron valensi atom tersebut . jika electron valensinya kecil dari empat maka atom cenderung melepaskan electron untuk membentuk ion positif, sebaliknya jika electron valensinya lebih dari 4 maka atom akan cenderung memebentuk ion negative.
Konfigurasi electron :
56X = [Xe] 6s2
Kulit valensi = 6s
Jumlah electron valensi = 2 (kecil dari 4) maka atom akan cenderung melepas dua elektronnya membentuk ion X2+.

Jawaban : B

Pembahasan Soal 39
Konfigurasi electron stabil adalah konfigurasi electron yang orbitalnya terisi penuh atau setengah penuh, dan memiliki electron valensi 2 (khusus untuk He dengan nomor atom 2) atau 8. Untuk itu marilah kita cek satu persatu :
P : 1s 2 , Konfigurasi penuh , electron valensi = 2
Q ; 1s 2 2s2 , Konfigurasi electron penuh, electron valensi = 2
R : 1s 2 2s2 2p 6 , Konfigurasi electron penuh, electron valensi = 8
S : 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p3 , konfigurasi electron tidak penuh, electron valensi = 5
T : 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s1 3d10, konfigurasi electron setengah penuh, electron valensi = 11
Yang stabil = P, R dan T

Jawaban : B

Pembahasan Soal 40
Konfigurasi electron :
25Mn = 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s2 3d5
Kulit ke-3 = n = 3, yaitu : 3s2 3p6 3d5
Jumalah electron = 2 + 6 + 5 = 13 elektron

Jawaban : D

Pembahasan Soal 41
Konfigurasi electron :
22Ti = 1s 2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s2 3d2
Kulit ke 3 = 3s2 3p6 3d2
3s2 = terisi penuh elektron = 1 orbital
3p6 = terisi penuh electron = 3 orbital
3d2 = terisi dengan 2 elektron = 2 orbital
Jumlah orbital yang terisi electron = 1 + 3 + 2 = 6 orbital

Jawaban : C

Pembahasan Soal 42
Ion X+3 memiliki electron = 10 artinya telah melepas 3 elektron.
Maka jumlah electron dari atom X adalah = 10 + 3 = 13 elektron.
Konfigurasi electron :
13X = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1
Electron terakhir ada pada orbital 3p1

Nilai keempat bilangan kuantum :
n = 3
l = 1
m = – 1
s = +1/2

Jawaban : A

Pembahasan Soal 43
n = 4 → kulit ke-4
l = 1 → sub kulit p
m = 0 → electron terisi pada orbital tengah
s = – ½ → arah panah ke bawah

Kulit Valensi : 4p5
Konfigurasi electron : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5
Jumalh electron = 35

Jawaban : D

Pembahasan Soal 44
Jumlah electron pada atom Ne = 10
Ingat jika atom membentuk io positif maka artinya telah melepas electron sehingga jumlah elektronnya berkurang, sedangkan jika atom membentuk ion negative maka artinya telah menangkap electron sehingga jumlah elektronnya bertambah.
11Na = jumlah electron = 11
12Mg+2 = jumlah electron = 12 – 2 = 10
16S-2 = jumlah electron = 16 + 2 = 18
17Cl- = jumlah electron = 17 + 1 = 18
17Cl = jumlah elektro = 17

Jawaban : B

Tag : soal dan pembahasan struktur atom dan sistem periodik unsur, soal dan pembahasan struktur atom dan tabel periodik, soal dan pembahasan struktur atom dan sistem periodik unsur sbmptn, soal dan pembahasan struktur atom pdf, soal dan pembahasan struktur atom hidrogen, soal dan pembahasan struktur atom dan sistem periodik unsur pdf, soal dan pembahasan struktur atom kelas xi, soal dan pembahasan struktur atom dan sistem periodik unsur kelas x, soal dan pembahasan struktur atom bentuk molekul dan gaya antar molekul, soal dan pembahasan struktur atom hidrogen fisika
soal dan pembahasan kimia bab struktur atom, contoh soal dan pembahasan struktur atom, contoh soal dan pembahasan struktur atom dan sistem periodik unsur, contoh soal dan pembahasan struktur atom dan sistem periodik, contoh soal dan pembahasan struktur atom