Kumpulan Soal dan Pembahasan Lipid

Unduh soal pembahasan Lipid untuk kelas XII SMA/MA

Soal dan pembahasan Lipid dari berbagai penerbit buku seperti Erlangga oleh Michael Purba KTSP 2006 dan Unggul Sudarmo Kurikulum 2013, Yudhistira, Platinum, Grafindo, Phißeta dan Esis

Download File dalam format .doc agar mudah dibaca dan tertata rapi lengkap dengan peta konsep dan prasyarat materi.

Google Drive | Zippyshare | Mirror

Soal dan Pembahasan

 

  1. Lemak dan minyak yang telah di lakukan ekstraksi dari ternak atau bahan nabati dan di murnikan dikenal dengan …

 

  1. Lemak mineral murni
  2. Lemak tersembunyi
  3. Asam lemak
  4. Lemak biasa
  5. Lemak luar biasa


                                                                                          JAWABAN : D

PEMBAHASAN

Minyak dan lemak yang telah diekstraksi dari ternak atau bahan nabati dan dimurniakan dikenal sebagai lemak biasa atau lemak kasat mata (visible vat).

(tine maria kuswati.dkk.hal 395)

  1. Berbagai bahan pangan seperti daging, ikan dan telur serta berbagai jenis sayuran mengandung lemak atau minyak yang biasanya termakan bersama bahan tesebut. Lemak dan minyak seperti itu dikenal dengan …

 

  1. Lemak mineral murni
  2. Lemak tersembunyi
  3. Asam lemak
  4. lemak biasa
  5. Lemak luar biasa

 

JAWABAN : B

PEMBAHASAN

Berbagai bahan pangan seperti daging, ikan dan telur serta berbagai jenis sayuran mengandung lemak atau minyak yang biasanya termakan bersama bahan tesebut. Lemak dan minyak seperti itu dikenal dengan lemak tersembunyi (invesible fat)

(tine maria kuswati.dkk.hal 395)

  1. Apabila minyak dan lemak dipanaskan dengan alkali dan hasilnya diasamkan, akan diperoleh …

 

  1. Lemak mineral murni
  2. Lemak tersembunyi
  3. Asam lemak
  4. Lemak biasa
  5. lemak luar biasa

 

JAWABAN : C

PEMBAHASAN

Apabila minyak dan lemak dipanaskan dengan alkali dan hasilnya diasamkan, akan diperoleh gliserol dan asam lemak.

(tine maria kuswati.dkk.hal 395)

  1. Asam lemak yang membunyai ikatan antara atom C-nya merupakan ikatan tunggal (-C-C-) adalah …

 

  1. Asam lemak jenuh
  2. Asam lemak tidak jenuh
  3. Asam lemak
  4. Asam lemak berkelanjutan
  5. Asam lemak tunggal

 

JAWABAN : A

PEMBAHASAN

Asam lemak jenuh yaitu Asam lemak yang membunyai ikatan antara atom C-nya merupakan ikatan tunggal (-C-C-) dan asam lemak tidak jenuh yaitu Asam lemak yang membunyai ikatan antara atom C-nya merupakan ikatan rangkap dua (-C=C-).

(tine maria kuswati.dkk.hal 395)

  1. Lemak yang diperoleh dari jaringan lemak ternak, sapi, kambing atau babi adalah …

 

  1. Lemak jenuh
  2. Lemak tak jenuh
  3. Lemak trigliserida
  4. Lemak gliserol
  5. Lemak gajih

 

JAWABAN : E

PEMBAHASAN

Gajih atau Lard adalah Lemak yang diperoleh dari jaringan lemak ternak, sapi, kambing atau babi.

(tine maria kuswati.dkk.hal 400)

  1. Minyak yang memiliki asam lemak omega dengan kadar yang tinggi merupakan …

 

  1. Minyak kelapa
  2. Minyak nabati
  3. Minyak omega
  4. Minyak jenuh
  5. Mentega

 

JAWABAN : C

PEMBAHASAN

Minyak omega merupakan Minyak yang memiliki asam lemak omega dengan kadar yang tinggi (omega berati akhir).

(tine maria kuswati.dkk.hal 400)

  1. Asam lemak omega yang memiliki ikatan tak jenuh yang terdapat pada atom C ketiga dan ke empat terakhir dihitung dari gugus fungsi methil-nya disebut dengan …
  2. Asam lemak omega-1
  3. Asam lemak omega-2
  4. Asam lemak omega-3
  5. Asam lemak omega-4
  6. Asam lemak omega-5

JAWABAN : B

PEMBAHASAN

Asam lemak omega-3 berarti Asam lemak omega yang memiliki ikatan tak jenuh yang terdapat pada atom C ketiga dan ke empat terakhir dihitung dari gugus fungsi methil-nya.

(tine maria kuswati.dkk.hal 400)

  1. Omega yang paling banyak ditemukan di minyak zaitun adalah …
  2. Omega-9
  3. Omega-8
  4. Omega-7
  5. Omega-6
  6. Omega-5

JAWABAN : A

PEMBAHASAN

Omega-9 yang paling banyak ditemukan di minyak zaitun (olive oil).

(tine maria kuswati.dkk.hal 400)

  1. Asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat merupakan asam lemak …

 

  1. Asam lemak jenuh
  2. Asam lemak tak jenuh
  3. Asam lemak nabati
  4. Asam lemak hewani
  5. Asam lemak amino

 

JAWABAN : B

PEMBAHASAN

Asam lemah jenuh –          Asam laurat

–          Asam miristat

–          Asam palmitat

–          Asam stearat

Asam lemak tak jenuh –          Asam oleat

–          Asam linoleat

–          Asam linolenat

Berdasarkan tabel di atas Asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat merupakan asam lemak tak jenuh.

(J.M.C Joharis, MSc dan Ir. M. Rachmawati, Mphil.2006. hal, 327)

  1. Pada suhu ruangan lemak berbentuk …
  2. Padatan
  3. Gas
  4. Cair
  5. Mengendap sebagian menguap
  6. Mengembun

JAWABAN : A

PEMBAHASAN

Secara kimia lemak dan minyak sangat mirip. Akan tetapi pada suhu ruang lemak membentuk padatan sedangkan minyak berada dalam fase cair.

(J.M.C Joharis, MSc dan Ir. M. Rachmawati, Mphil.2006. hal, 327)

  1. Mentega merupakan …

 

  1. Asam
  2. Lemak
  3. Minyak
  4. Trigliserida
  5. Gliserol

 

JAWABAN : B

PEMBAHASAN

Mentega adalah lemak karena membentuk padatan pada suhu ruang.

(J.M.C Joharis, MSc dan Ir. M. Rachmawati, Mphil.2006. hal, 320)

  1. Asam stearat dikatakan asam lemak jenuh karena …
  2. Membunyai ikatan rangkap satu
  3. Membunyai ikatan rangkap dua
  4. Membunyai ikatan rangkap tiga
  5. Membunyai ikatan rangkap empat
  6. Membunyai ikatan rangkap lima

JAWABAN : A

PEMBAHASAN

Asam stearat adalah asam lemak jenuh yang hanya memiliki ikatan tunggal atau C-C.

(J.M.C Joharis, MSc dan Ir. M. Rachmawati, Mphil.2006. hal, 320)

  1. Proses uap minyak dilewatkan bersama hidrogen melalui katalis Ni yang panas merupakan proses dari …

 

  1. Hidrolisis
  2. Hirokarbonisasi
  3. Hidrofubik
  4. Hidrogenasi
  5. Hidrida

 

JAWABAN : D

PEMBAHASAN

Proses Hidrogenasi di lakukan dengan cara uap minyak dilewatkan bersama hidrogen melalui katalis Ni yang panas merupakan.

(J.M.C Joharis, MSc dan Ir. M. Rachmawati, Mphil.2006. hal, 322)

  1. Kelebihan asam lemak jenuh dalam tubuh akan mengakibatkan penumpukan lemak didalam arteri. Dalam jangka panjang akan menyebabkan …
  2. Penyakit hati
  3. Penyakit lambung
  4. Penyakit jantung
  5. Penyakit kulit
  6. Penyakit pernapasan

JAWABAN : C

PEMBAHASAN

Lemak jenuh yang terdapat dalam produk hewani seperti susu, mentega dan daging dapat mengganggu meteabolisme dan mengakibatkan penumpukan lemak didalam arteri. Dalam jangka panjang akan mengakibatkan banyak masalah seperti sakit jantung.

(J.M.C Joharis, MSc dan Ir. M. Rachmawati, Mphil.2006. hal, 322)

  1. Salah satu manfaat dari lemak adalah …
  2. Memperbaiki sel yang rusak
  3. Meneruskan sifat keturunan terbentuknya gen dalam kromosom
  4. Untuk mencegah atau mengobati diabetes
  5. Sebagai sumber energi
  6. Membantu pembekuan darah saat terluka

JAWABAN : D

PEMBAHASAN

Lemak membunyai beberapa manfaat, diantaranya digunakan sebagai sumber energi, insulasi panas dan pelindung organ penting yang lunak.

(J.M.C Joharis, MSc dan Ir. M. Rachmawati, Mphil.2006. hal, 322)

  1. Pada proses pembuatan margarin, minyak dipadatkan menjadi lemak dengan cara …

 

  1. Pemanasan
  2. Pendinginan
  3. Netralisasi
  4. Oksidasi
  5. Hidrogenasi

 

(Jalan Pintas Pintar Kimia, Sumarjono, ANDI Yogyakarta, 2010, Hal 201)

JAWABAN : E

PEMBAHASAN

Minyak dapat dipadatkan jika ikatan rangkapnya dihilangkan dengan cara mereaksikannya dengan hidrogen yang disebut dengan reaksi hidrogenasi. Proses penghidrogenan dapat mengubah sifat fisis lemak cair menjadi lemak padat. Semakin banyak hidrogen yang diserap, semakin keras lemak padat yang terbentuk.

  1. Lemak atau minyak termasuk senyawa …

 

  1. Alkohol
  2. Ester
  3. Asam karboksilat
  4. Amida
  5. Alkanal

 

(Kimia 3, Nana Sutresna, Grafindo Media Pratama, 2013, Hal 308)

JAWABAN : B

PEMBAHASAN

Lemak dan minyak secara struktural tidak berbeda, yaitu merupakan ester dari gliserol dengan asam lemak dan lebih sering disebut sebagai trigliserida. Senyawa ester trigliserida, seperti minyak atau lemak bersifat nonpolar sehingga hanya mudah larut dalam pelarut nonpolar dan sukar larut dalam pelarut polar.

  1. EPA dan DHA merupakan asam lemak tak jenuh ganda yang terletak pada ikatan C ketiga (omega-3). Bahan makanan yang banyak mengandung EPA dan DHA adalah …

 

  1. Beras
  2. Semangka
  3. Ikan laut
  4. Gandum
  5. Kangkung

 

(Kimia 3, Nana Sutresna, Grafindo Media Pratama, 2013, Hal 309)

JAWABAN : C

PEMBAHASAN

EPA dan DHA merupakan asam lemak esensial. Asam lemak ini merupakan lemak Omega 3 yang dapat ditemukan pada ikan laut seperti ikan salmon, tuna, sarden dan memiliki peran yang penting untuk kesehatan dan perkembangan tubuh yang baik.

  1. Dalam tubuh terdapat berbagai jenis lipid seperti lemak, fosfolipid dan steroid. Lipid yang berfungsi sebagai sumber energi adalah …
  2. Lemak
  3. Fosfolipid
  4. Steroid
  5. Lemak dan fosfolipid
  6. Fosfolipid dan steroid

(Kimia untuk SMA/MA kelas XII, Michael Purba, Erlangga, 2012, Hal 282)

JAWABAN : A

PEMBAHASAN

Sebagai nutrisi, minyak dan lemak merupakan sumber energi utama dan digunakan sebagai energi cadangan yang disimpan pada jaringan adiposa dalam tubuh. Fosfolipid berfungsi sebagai pengangkut zat-zat yang melewati membran sel. Senyawa-senyawa steroid memiliki beberapa fungsi, misalnya kolesterol berperan dalam proses pengangkutan lemak dalam tubuh. Jadi, yang berfungsi sebagai sumber energi adalah lemak.

  1. Fosfolipid dapat mengemulsikan lemak dalam air karena fosfolipid bersifat …

 

  1. Hidrofil
  2. Hidrofob
  3. Amfoter
  4. Amfifilik
  5. Netral

 

(Kimia untuk SMA/MA kelas XII, Michael Purba, Erlangga, 2012, Hal 282)

JAWABAN : D

PEMBAHASAN

Fosfolipid bersifat amfifilik, karena terdiri atas ekor yang hidrofob dan kepala yang hidrofil. Fosfolipid merupakan pengemulsi yang baik, karena dapat tertarik ke dalam air dan sekaligus terhadap minyak. Apabila fosfolipid diteteskan ke dalam air, maka akan membentuk agregasi, yaitu bagian ekor akan tarik-menarik sekaligus menjauhi lingkungan berair.

  1. Dua fosfolipid yang dikenal banyak atau sering digunakan adalah …
  2. etanalimin dan fosfogliserida
  3. eterlin dan fosfogliserida
  4. lesitin dan sefalin
  5. sefalin dan eterlin
  6. lesitin dan etanalin

(Kimia 3, Nana Sutresna, Grafindo Media Pratama, 2013, Hal 296)

JAWABAN : C

PEMBAHASAN

Lesitin berfungsi sebagai pengemulsi sehingga susu instan menjadi mudah larut. Lesitin dapat diperoleh dari kedelai, ragi dan kecambah gandum. Sedangkan sefalin diperlukan dalam pembentukan tromboplastin yang penting untuk proses pembekuan darah dan penutupan luka

  1. dibawah ini yang termasuk asam lemak tidak jenuh adalah …

 

  1. Asam Butirat
  2. Asam Stearat
  3. Asam Palmitat
  4. Asam Laurat
  5. Asam Linoleat

 

(Sains Kimia 3, Tine Maria Kuswati, Bumi Aksara, 2007, Hal 396)

JAWABAN : E

PEMBAHASAN

Ada dua jenis asam lemak, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh. Asam lemak jenuh yaitu asam lemak yang mempunyai ikatan antara atom C-nya merupakan ikatan tunggal (- C – C -), sedangkan asam lemak tidak jenuh yaitu asam lemak yang mempunyai ikatan antara atom C-nya merupakan ikatan rangkap dua (- C = C -).

Asam Linoleat   :    CH3 – (CH2)4 – CH=CH – CH2 – CH=CH – (CH2)7 – COOH

Asam laurat       :    CH3 – (CH2)10 – COOH

Asam Palmitat   :    CH3 – (CH2)14 – COOH

Asam Stearat     :    CH3 – (CH2)16 – COOH

Asam Butirat     :    CH3 – (CH2)2 – COOH

  1. Senyawa di bawah ini yang termasuk gliserida campuran adalah …
  2. Gliseril Tripalmitat
  3. Gliseril Tristearat
  4. Gliseril trioleat
  5. Gliseril Lauropalmitostearat
  6. Gliseril Trilinoleat

(Kimia 3, Parning, horale, tiopan, Yudhistira, 2006, Hal 296)

JAWABAN : D

PEMBAHASAN

Secara umum lemak mempunyai struktur seperti berikut

R1, R2, R3 adalah gugus alkil. Jika ketiga alkil sama (R1=R2=R3) terbentuk trigliserida sederhana, sedangkan jika alkilnya berbeda maka terbentuk trigliserida campuran. Penamaan gliserida sederhana yaitu dengan menyebutkan gliseril tri diikuti asamnya. Contohnya gliseril tripalmitat, gliseril tristearat, gliseril trioleat, gliseril trilinoleat. Sedangkan penamaan gliserida campuran perlu disebutkan masing-masing nama asam tersebut sesuai dengan tempatnya pada atom c dengan penambahan akhiran – o pada gliserolnya. Contohnya Gliseril Lauropalmitostearat, gliseril palmitostearo oleat

  1. Diketahui data berikut :
  • Pada suhu kamar berwujud padat
  • Dengan NaOH/KOH membentuk sabun

Sifat-sifat di atas dimiliki oleh …

 

  1. Lemak
  2. Protein
  3. Karbohidrat
  4. Asam nukleat
  5. Minyak

 

(Kimia untuk SMA/MA kelas XII, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, Hal 302)

JAWABAN : A

PEMBAHASAN

Pada suhu kamar, lemak berwujud padat dan minyak berwujud cair. Jika lemak atau minyak direaksikan dengan NaOH atau KOH akan dihasilkan gliserol dan garam Na-karboksilat atau K-karboksilat yang dikenal dengan sabun.

  1. Lemak dan minyak terdiri dari beberapa jenis yang memiliki sifat berbeda-beda. Lemak yang terbentuk dari emulsi air dalam lemak dan dapat dibuat dari lemak susu yang manis atau yang asam disebut …

 

  1. Lemak gajih
  2. Minyak goreng
  3. Mentega
  4. Mentega putih
  5. Minyak kelapa

 

(Sains Kimia 3, Tine Maria Kuswati, Bumi Aksara, 2007, Hal 399)

JAWABAN : C

PEMBAHASAN

Mentega merupakan emulsi air dalam lemak dengan kira-kira 18% air terdispersi dalam 80% lemak dengan sejumlah kecil protein yang bertindak sebagai zat pengemulsi. Mentega dapat dibuat dari lemak susu yang manis atau yang asam. Mentega putih diperoleh dari hasil pencampuran dua atau lebih minyak nabati, seperti minyak kacang kedelai atau minyak kacang tanah dengan cara hidrogenasi. Lemak gajih diperoleh dari jarinagn lemak ternak sapi, kambing atau babi.

  1. Mutu minyak goreng yang baik adalah memiliki titik asap yang …

 

  1. Rendah
  2. Tinggi
  3. Sedang
  4. Konstan
  5. Rata-rata

 

(Sains Kimia 3, Tine Maria Kuswati, Bumi Aksara, 2007, Hal 399)

JAWABAN : B

PEMBAHASAN

Mutu minyak goreng ditentukan oleh titik asapnya, yaitu temperatur pemanasan minyak sampai terbentuknya akrolein yang tidak diinginkan. Makin tinggi titik asap makin baik mutu minyak goreng. Minyak yang sudah digunakan titik asapnya akan turun.

  1. Perhatikan struktur lemak berikut:

Struktur lemak di atas mempunyai karakteristik sebagai berikut, kecuali …

  1. Komponen utama empedu
  2. Larut dalam pelarut organik
  3. Pada konsentrasi rendah akan mengkristal
  4. Terdapat dalam darah dan empedu
  5. Dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah

(Kimia untuk SMA/MA kelas XII, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, Hal 307)

JAWABAN : C

PEMBAHASAN

Struktur lemak diatas merupakan struktur kolesterol. Karakteristik dari kolesterol yaitu :

  • Komponen utama empedu
  • Dapat larut dalam pelarut organik, misalnya eter, kloroform, benzen dan alkohol panas
  • Endapan kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah
  • Terdapat dalam darah, empedu, kelenjar adrenal bagian luar dan jaringan syaraf
  • Pada konsentrasi tinggi, kolesterol mengkristal
  1. Reaksi antara lemak dengan basa merupakan reaksi …

 

  1. Halogenasi
  2. Hidrogenasi
  3. Adisi
  4. Safonofikasi
  5. Esterifikasi

 

(Kimia 3, Parning, horale, tiopan, Yudhistira, 2006, Hal 296)

JAWABAN : D

PEMBAHASAN

Reaksi lemak atau minyak dengan suatu basa kuat seperti NaOH atau KOH menghasilkan sabun. Oleh karena itu, reaksinya disebut reaksi penyabunan (saponifikasi)

  1. Lesitin merupakan senyawa fosfolipid yang digunakan dalam pembuatan susu industri sebagai …

 

  1. Pelarut
  2. Pengawet
  3. Pemutih
  4. Antioksidan
  5. Pengemulsi

 

(Cerdas Belajar Kimia, Nana Sutresna, Grafindo, 2007, Hal 321)

JAWABAN : E

PEMBAHASAN

Lesitin berfungsi sebagai pengangkut (transportasi) lemak dalam aliran darah atau dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Dalam industri, lesitin dibuat dari kacang kedelai dan banyak digunakan sebagai pengemulsi dalam industri susu.

  1. Struktur asam lemak yang benar adalah …
  2. Asam Oleat (CH3(CH2)5CHCH(CH2)7COOH)
  3. Asam Kaproat (CH3(CH2)4COOH)
  4. Asam Palmitat (CH3(CH2)7CHCH(CH2)7COOH)
  5. Asam Palmitoleat (CH3(CH2)2COOH)
  6. Asam Butirat (CH3(CH2)14COOH)

(Kimia 3, Nana Sutresna, Grafindo Media Pratama, 2013, Hal 292)

JAWABAN : B

PEMBAHASAN

Asam Oleat (CH3(CH2)7CH=CH(CH2)7COOH)

Asam Kaproat (CH3(CH2)4COOH)

Asam Palmitat (CH3(CH2)14COOH)

Asam Palmitoleat (CH3(CH2)6CH=CH(CH2)6COOH)

Asam Butirat (CH3(CH2)2COOH)

  1. Biomolekul yang tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik non polar adalah …

 

  1. Karbohidrat
  2. Protein
  3. Vitamin
  4. Lemak
  5. Enzim


Jawaban : D

Pembahasan :

Lemak tidak larut dalam air karena lemak merupakan senyawa nonpolar oleh karena  itu lemak larut dalam senyawa organik yang bersifat nonpolar juga (like dissolve like).

Sumber: Nana Sutresna, 2013, Kimia Untuk  kelas XII Sekolah Menengah Atas , Penerbit Grafindo Media Pratama, Bandung, h.291

  1. Fosfolipid memiliki sifat amfipatik, artinya …
    1. Seluruh bagian molekulnya polar
    2. Seluruh bagian molekulnya nonpolar
    3. Seluruh bagian molekulnya netral
    4. Sebagian molekulnya polar dan sebagian lagi non polar
    5. Sebagian molekulnya polar, netral, dan non polar

Jawaban : D

Pembahasan :

Fosfolipid merupakan suatu molekul amfipatik yang berarti bahwa molekul ini h hidrofilik maupun daerah hidrofobik. Sebagian besar membran mengandung fosfat, Molekul fosfat ini bersifat hidrofilik (dapat mengikat air / polar ) sedangkan molekul lemak bersifat hidrofobik (tidak dapat mengikat air/ nonpolar)

Sumber: Nana Sutresna, 2013, Kimia Untuk  kelas XII Sekolah Menengah Atas , Penerbit Grafindo Media Pratama, Bandung, h.295

  1. Berikut ini merupakan fungsi lipid dalam tubuh manusia, kecuali …
    1. Sebagai pembentuk fosfolipid
    2. Sebagai insolator
    3. Sebagai sumber energi
    4. Pembentuk kolesterol
    5. Sebagai biokatalis reaksi senyawa organik di dalam sel

Jawaban : E

Pembahasan :

Karena yang berfungsi sebagai biokatalis reaksi senyawa organik didalam sel adalah enzim. Sedangkan fungsi lipid yaitu sebagai pembentuk fosfolipid (pembentukan selaput pembungkus saraf), isolator untuk menjaga stabilitas suhu tubuh, sebagai sumber energi lemak disimpan pada jaringan adiposa dalam tubuh sebagai energi cadangan dan lemak juga berfungsi untuk pembentuk kolesterol yang perannya dalam pengankutan lemak kedalam sistem metabolisme tubuh.

Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia Untuk SMA/MA kelas XII, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.306

  1. Rumus molekul senyawa asam laurat adalah …
    1. CH3(CH2)10COOH
    2. CH3(CH2)12COOH
    3. CH3(CH2)14COOH
    4. CH3(CH2)6COOH
    5. CH3(CH2)22COOH

Jawaban : A

Pembahasan :

CH3(CH2)12COOH  adalah asam miristat

CH3(CH2)14COOH  adalah asam palmitat

CH3(CH2)16COOH adalah asam stearat

CH3(CH2)22COOH adalah lignoserat

Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia Untuk SMA/MA kelas XII, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.292

  1. Asam lemak yang mengandung ikatan rangkap dua pada rantai karbonnya adalah …

 

  1. Asam palmitat
  2. Asam laurat
  3. Asam miristat
  4. Asam stearat
  5. Asam linolenat

 

Jawaban : D

Pembahasan :

Asam linolenat  kedalam  asam lemak tak jenuh yang memiliki ikatan rangkap (- C=C- ), sedangkan asam palmitat, asam mirista, asam stearat, dan  asam laurat yaitu asam- asam  yang tergolong kedalam asam lemak jenuh, asam lemak jenuh yaitu asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap.

Sumber : Nana Sutresna, 2013, Kimia Untuk  kelas XII Sekolah Menengah Atas , Penerbit Grafindo Media Pratama, Bandung, h.292

  1. Nama senyawa dari rumus molekul CH3(CH2)12COOH adalah ……

 

  1. Asam miristat
  2. Asam stearat
  3. Asam butirat
  4. Asam laurat
  5. Asam kaproat


Jawaban : A

Pembahasan :

Asam stearat : CH3(CH2)16COOH

Asam butirat : CH3(CH2)2COOH

Asam laurat   : CH3(CH2)10COOH

Asam kaproat : C5H11 COOH

Sumber : Anna Poedjiaji, 1994, Dasar-Dasar Biokimia, UI-Press, Jakarta. h.53

  1. Reaksi penyabunan adalah reaksi antara ….
  2. gliserol dan NaOH
  3. etanol dan NaOH
  4. asam karboksilat dan NaOH
  5. lemak dan NaOH
  6. gliserol dan asam lemak

Jawaban : D

 

Pembahasan :

 

 

 

Sumber: Sentot Budi Raharjo, 2007, Panduan Belajar Kimia Untuk Kelas XII SMA/MA, Penerbit Jatra Graphics, Solo, h.323

  1. Lemak jika dihidrolisis akan menghasilkan…
  2. Minyak dan steroid
  3. Terpena dan steroid
  4. Gliserol dan asam lemak
  5. Gliserol dan steroid
  6. Asam lemak dan kolesterol

Jawaban : C

Pembahasan :

Lemak                                     gliserol                         asam lemak

Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia Untuk SMA/MA kelas XII, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.303

  1. Reaksi antara lemak dengan I2 merupakan reaksi …
    1. Hidrolisis
    2. Hidrogenasi
    3. Oksidasi
    4. saponifikasi (penyabunan)
    5. halogenasi

Jawaban : D

Pembahasan :

  • Reaksi hidrolisis yaitu reaksi lemak yang menghasilkan asam lemak dan gliserol, asam lemak yang dihasilkan pada hidrolisis ini yang mengakibatkan minyak berbau tengik
  • Reaksi hidrogenasi yaitu jika kedalam lemak tidak jenuh (mengandung ikatan rangkap) dialirkan gas hidrogen murni dengan katalis Ni, akan terjadi adisi pada ikatan rangkap sehingga titik didih dan titik lelehnya menjadi lebih tinggi, proses ini akan berakibat minyak cair menjadi padat dan terbentuk margarin
  • Reaksi oksidasi, proses oksidasi dapat berlangsung jika terjadi kontak antara sejumlah oksigen dengan lemak. Reaksi oksidasi ini dapat menyebabkan bau tengik pada lemak, proses oksidasi biasanya dimulai dengan pembentukan peroksida dan hidroperoksida
  • Reaksi saponifikasi, jika lemak direaksikan dengan NaOH atau KOH (basa) akan dihasilkan gliserol dan garam Na-karboksilat atau K-karboksilat yang dikenal dengan sabun
  • Reaksi halogenasi yaitu reaksi lemak dengan I2 untuk menganalisis kadar ketidakjenuhan lemak atau minyak. Semakin banyak I2 yang bereaksi semakin banyak ikatan tidak jenuh pada asam lemaknya.

Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia Untuk SMA/MA kelas XII, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.304

  1. Di bawah ini merupakan pelarut lemak kecuali….

 

  1. Ester
  2. Kloroform
  3. Air
  4. Benzena
  5. Alkoholpanas

 

   Jawaban : C

Pembahasan :

Karena air bersifat polar sedang lemak bersifat nonpolar, sehingga lemak tidakbisa larut dalam air namun hanya bisa larut dalam senyawa organik non polar.

Sumber : Nana Sutresna, 2013, Kimia Untuk  kelas XII Sekolah Menengah Atas , Penerbit Grafindo Media Pratama, Bandung, h.291

  1. Asam lemak yang tidak mengandung ikatan rangkap dua pada rantai karbonnya adalah …

 

  1. Asam palmitat
  2. Asam palmitoleat
  3. Asam oleat
  4. Asam linoleat
  5. Asam linolenat

 

Jawaban : A

   Pembahasan :

Asam palmitat : termasuk kedalam contoh asam lemak jenuh sehingga tidak memiliki ikatan rangkap dua pada rantai karbonnya (- C- C- ). Sedangkan asam palmitoleat, asam oleat, asam linoleat, asam linolenat termasuk kedalam contoh asam lemak tak jenuh yaitu memiliki katan rangkap dua pada rantai karbonnya ( – C = C – ).

Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia Untuk SMA/MA kelas XII, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.306

  1. Asam lemak yang memiliki titik lebur paling rendah adalah …

 

  1. Asam stearat
  2. Asam oleat
  3. Asam linolenat
  4. Asam palmitat
  5. Asam kaproat

 

Jawaban : C

Pembahasan :

Asam stearat memiliki titik lebur 69,4 0C

Asam oleat memiliki titik lebur 140C

Asam linolenatmemiliki titik lebur cair pada yang sangat rendah

Asam palmita tmemiliki titik lebur 640C

Asam kaproat memiliki titik lebur – 1,5 sampai – 2,00C

Sumber : Anna Poedjiaji, 1994, Dasar-Dasar Biokimia, UI-Press, Jakarta. h.53

  1. Banyaknya ikatan rangkap yang terdapat dalam lemak dapat diketahui melalui

pengukuran ….

 

  1. bilangan asam
  2. bilangan penyabunan
  3. bilangan iodium
  4. bilangan ester
  5. bilangan oksida

 

            Jawaban : C

Pembahasan :

Lemak tak jenuh yaitu lemak yang memiliki ikatan rangkap, oleh karena itu lemak tak jenuh dapat bereaksi dengan halogen. Reaksi dengan I2 digunakan untuk menganalisis kadar ketidakjenuhan lemak. Semakin banyak I2 yang bereaksi, semakin banyak ikatan tidak jenuh pada asam lemaknya. Bilangan iodium dari suatu lemak menunjukkan kadar ketidakjenuhan lemak.

Sumber: Unggul Sudarmo, 2013, Kimia Untuk SMA/MA kelas XII, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.305

  1. Proses penghidrogenan dapat mengubah sifat fisis lemak  … menjadi  lemak…

 

  1. Padat, cair
  2. Cair, padat
  3. Padat, gas
  4. Cair, gas
  5. Gas, cair

 

Jawaban : B

   Pembahasan :

Minyak dapat dipadatkan jika ikatan rangkapnya dihilangkan dengan cara mereaksikannya dengan hidrogen yang disebut dengan reaksi hidrogenasi. Proses penghidrogenan dapat mengubah sifat fisis lemak cair menjadi lemak padat. Semakin banyak hidrogen yang diserap, semakin keras lemak padat yang terbentuk.

(Jalan Pintas Pintar Kimia, Sumarjono, ANDI Yogyakarta, 2010, Hal 201)

  1. Perhatikan tabel di bawah ini !
  A B
Sebagian besar berasal dari hewan Sebagian besar berasal dari tumbuhan
Memiliki wujud padat Memiliki wujud cair
Sebagian besar tersusun dari asam lemak jenuh Sebagian besar tersusun dari asam lemak takjenuh
Terjadi reaksi saponifikasi Terjadi reaksi hidrogenasi

Senyawa yang dimaksud pada kolom (A) dan (B) adalah …

  1. Lemak, minyak
  1. Minyak, lemak
  2. Fosfolipid, sfingolipid
  3. Sfingolipid, fosfolipid
  4. Lipid, Fosfolipid

Jawaban : A

   Pembahasan :

Perbedaan lemak dan minyak yaitu :

Lemak

  1. Berasal dari hewan
  2. Biasa disebut mentega
  3. Umumnya jenuh (tidak terdapat ikatan rangkap)
  4. Tidak mudah rusak / tengik
  5. Berwujud padat
  6. Titik leleh tinggi
  7. merupakan hasil sampingan dari hidrogenasi miyak nabati

Minyak

  1. Berasal dari Tumbuhan
  2. Biasa disebut margarin
  • Umumnya tidak jenuh (terdapat ikatan rangkap)
  1. Mudah rusak / tengik
  2. Berwujud cair
  3. Titik leleh rendah

Sumber: Sentot Budi Raharjo, 2007, Panduan Belajar Kimia Untuk Kelas XII SMA/MA, Penerbit Jatra Graphics, Solo, h.322

  1. Secara kimiawi, minyak dan lemak termasuk ke dalam golongan …..

 

  1. Karbohidrat
  2. Protein
  3. Steroid
  4. Lipid
  5. Fosfolipid

 

Kimia SMA XII, Sentot Budi Rahardjo, Platinum, 2012, h.319.

Pembahasan

  • Senyawa yang termasuk lipid yaitu trigliserida (lemak dan minyak), fosfolipid, steroid dan lipoprotein.

Kimia SMA XII, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.291

  1. Penyebab minyak berbau tengik adalah …..
  2. Karena terurai (teroksidasi) menjadi asam-asam lemak rantai pendek
  3. Karena dijenuhkan dengan cara hidrogenasi
  4. Karena terjadinya hidrolisis lemak
  5. Karena terjadinya saponifikasi
  6. Karena terjadinya reaksi dengan halogen

Kimia SMA XII, Sentot Budi Rahardjo, Platinum, 2012, h.319.

Pembahasan

  • Suatu minyak yang mengandung asam-asam lemak tak jenuh mudah berbau tengik karena terurai (teroksidasi) menjadi asam-asam lemak rantai pendek, aldehida dan keton yang berbau tidak enak.

Kimia SMA XII, Sentot Budi Rahardjo, Platinum, 2012, h.316.

  1. Yang termasuk ke dalam lipid terhidrolisis adalah …..

 

  1. Kolesterol
  2. Trigliserida
  3. Progesteron
  4. Estrogen
  5. Sitral

 

Kimia SMA XII, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.309.

Pembahasan

  • Lipid dikelompokkan menjadi dua kelompok besar, yaitu lipid yang terhidrolisis dan lipid yang tidak terhidrolisis. Contoh lipid terhidrolisis adalah lilin, trigliserida, fosfolipid dan fosfomyelin. Sedangkan lipid yang tidak terhidrolisis adalah kolesterol, progesteron, estrogen, sitral dan geraniol (minyak mawar).

Kimia SMA XII, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.300.

  1. Hidrogenasi lemak dapat mencegah ketengikan karena …..
  2. Lemak tidak memiliki ikatan rangkap
  3. Lemak berwujud cair pada temperatur kamar
  4. Lemak lebih sukar teroksidasi oleh oksigen
  5. Lemak teroksidasi membentuk peroksida
  6. Lemak bereaksi dengan basa

Pembahasan

  • Hidrogenasi tidak hanya mengubah sifat-sifat fisika lemak, akan tetapi juga mengubah sifat-sifat kimia lemak. Lemak yang telah dihidrogenasi tidak mudah berbau tengik karena lebih sukar teroksidasi oleh oksigen dari pada lemak yang belum dihidrogenasi.

Sedangkan:

  • Lemak memiliki ikatan rangkap walaupun tidak banyak seperti minyak. Sehingga pilihan A kurang tepat.
  • Lemak berwujud padat pada temperatur kamar, jadi pilihan B kurang tepat.
  • Pilihan D tidak tepat karena hidrogenasi dapat mencegah oksidasi.
  • Lemak bereaksi dengan basa merupakan reaksi saponifikasi (penyabunan) sehingga pilihan E kurang tepat.

Kimia SMA XII, Sentot Budi Rahardjo, Platinum, 2012, h.316.

  1. Pada proses pengerasan minyak menjadi lemak terjadi reaksi …..


  1. Adisi
  2. Substitusi
  3. Polimerisasi
  4. Eliminasi
  5. Esterifikasi

 

Kimia SMA XII, Sentot Budi Rahardjo, Platinum, 2012, h.326.

 

Pembahasan

Minyak cair menjadi lemak berbentuk padat yang sifatnya menyerupai mentega terbentuk setelah dihidrogenasi. Dimana ke dalam lemak atau minyak dialirkan gas hidrogen murni dengan katalis Ni, akan terjadi adisi pada ikatan rangkap.

Kimia SMA XII, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.304.

  1. Sabun terdiri atas dua bagian yaitu …..
  2. Bagian kepala bersifat non polar dan bagian ekor bersifat polar
  3. Bagian kepala bersifat polar dan bagian ekor bersifat non polar
  4. Bagian kepala bersifat polar dan bagian ekor bersifat polar
  5. Bagian kepala bersifat non polar dan bagian ekor bersifat non polar
  6. Bagian kepala bersifat semi polar dan bagian ekor bersifat polar

Pembahasan

  • Bagian kepala bersifat polar (larut dalam air, hidrofil) memisahkan kotoran yang bersifat polar. Bagian ekor bersifat nonpolar (hidrofob) memisahkan kotoran yang bersifat nonpolar.

Kimia SMA XII, Sentot Budi Rahardjo, Platinum, 2012, h.317.

  1. Struktur yang terdiri dari 3 cincin sikloheksana terpadu dan sebuah cincin siklopentana pada ujung cincin sikloheksana merupakan struktur dasar  dari …..

 

  1. Terpen
  2. Sfingolipid
  3. Steroid
  4. Fosfolipid
  5. Lilin

 

 

Pembahasan

  • Steroid merupakan lipid yang bukan turunan ester dan tidak memiliki gugus asam lemak. Gugus nonpolar pada steroid berupa struktur dasar yang terdiri atas 17 atom karbon dengan bentuk empat buah cincin, seperti gambar di bawah:

 

 

 

 

Kimia SMA XII, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.293-294.

  1. Terpenoid merupakan senyawa turunan lipid yang tidak terhidrolisis, biasanya ditemukan dalam kecuali…..

 

  1. Geraniol (minyak mawar)
  2. Minyak atsiri
  3. Sitral
  4. Kolesterol
  5. Kumarin


Pembahasan

  • Terpenoid biasanya banyak ditemukan dalam minyak atsiri, misalnya sitral, geraniol (minyak mawar) dan kumarin. Kumarin termasuk fenilterpena yang merupakan terpena yang mengandung gugus aromatis (fenil) yang memberikan bau khas.

Kimia SMA XII, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.308.

  1. Dalam bentuk lipoprotein, fungsi fosfolipid adalah …..
  2. Sebagai pengangkut zat-zat yang melewati membran sel
  3. Sebagai sumber cadangan energi
  4. Sebagai provitamin D
  5. Sebagai hormon kelamin
  6. Sebagai pengemulsi

Pembahasan

  • Fosfolipid terdapat pada seluruh sel tubuh. Dalam bentuk lipoprotein, fosfolipid berfungsi sebagai pengangkut zat-zat yang melewati membrane sel. Sefalin diperlukan dalam pembentukkan tromboplastin yang penting untuk proses pembekuan darah dan penutupan luka. Pada industry susu instan digunakan fosfolipid lesitin. Lesitin berfungsi sebagai pengemulsi sehingga susu instan menjadi mudah larut.

Kimia SMA XII, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.295-296.

  1. Penggunaan minyak bekas menggoreng secara berulang-ulang tidak baik bagi kesehatan karena mengandung …..
  2. Asam lemak tidak jenuh
  3. Radikal bebas yang bersifat karsinogen
  4. Fosfolipida yang terdiri dari dua buah gugus asam lemak dan sebuah gugus fosfat
  5. Asam lemak jenuh
  6. Asam oleat

Pembahasan

  • Radikal bebas diduga kuat bersifat karsinogen, yaitu sifat zat yang dapat memicu sel kanker berkembang lebih cepat. Oleh karena itu disarankan tidak menggunakan minyak bekas menggoreng secara berulang-ulang karena banyak mengandung radikal bebas.

Kimia SMA XII, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.304.

  1. Jika lemak dihidrolisis dengan larutan NaOH, salah satu produknya adalah …..

 

  1. Propanol
  2. Ester
  3. Gliserol
  4. Asam asetat
  5. Nitrogliserin


Pembahasan

  • Hidrolisis triasil gliserol oleh basa (biasa dikenal sebagai saponifikasi) menghasilkan gliserol dan garam dari asam karboksilat rantai panjang yang dikenal sebagai sabun.

Reaksinya:

Kimia SMA XII, Sentot Budi Rahardjo, Platinum, 2012, h.317.

  1. Kolesterol LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat, karena …..
  2. Bergabung dengan protein membentuk High Density Lipoprotein (HDL)
  3. Dapat larut dalam air
  4. Berperan dalam pengangkutan lemak ke dalam sistem metabolisme tubuh
  5. Berperan dalam pembentukkan selaput pembungkus saraf
  6. Tidak larut dalam air sehingga dapat mengendap di pembuluh darah sebagai padatan yang mempersempit pembuluh darah

Pembahasan

  • Kolesterol LDL di dalam pembuluh darah tidak larut dalam air sehingga dapat mengendap di pembuluh darah sebagai padatan yang mempersempit pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah ini dapat menyebabkan naiknya tekanan darah dan bahkan bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah. Jika hal itu terjadi di otak, akan mengakibatkan stroke. Oleh karena itu kolesterol LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat.

Sedangkan:

  • Pilihan A tidak tepat karena High Density Lipoprotein (HDL) terbentuk jika lemak tidak jenuh bergabung dengan protein
  • Pilihan B tidak tepat karena kolesterol LDL tidak dapat larut dalam air. Yang larut di dalam air adalah HDL
  • Pilihan C dan D tidak tepat karena masing-masing merupakan peran kolesterol dan fosfolipid

Kimia SMA XII, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.307.

  1. Asam lemak tak jenuh tunggal disebut juga omega-9 karena …..
  2. Tersusun dari 9 atom karbon
  3. Ikatan rangkapnya terletak atom C kesembilan
  4. memiliki cabang pada atom karbon kesembilan
  5. ikatan rangkap terletak atom C keenam
  6. ikatan rangkap terletak atom C ketiga

Pembahasan

  • asam lemak tak jenuh terdiri dari asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda. Asam lemak tak jenuh tunggal disebut juga omega-9 karena ikatan rangkapnya terletak atom C kesembilan.

Kimia SMA XII, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.291

  1. Rumus molekul asam palmitat adalah …..
  2. CH3(CH2)10COOH
  3. CH3(CH2)14COOH
  4. CH3(CH2)22COOH
  5. CH3(CH2)16COOH
  6. CH3(CH2)12COOH

Pembahasan

  • CH3(CH2)10COOH : Asam Laurat
  • CH3(CH2)14COOH : Asam Palmitat
  • CH3(CH2)22COOH : Asam lignoserat
  • CH3(CH2)16COOH : Asam Stearat
  • CH3(CH2)12COOH : Asam Miristat

Kimia SMA XII, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.292

  1. Lemak digunakan sebagai sumber energi cadangan yang disimpan pada …..

 

  1. Lambung
  2. Jaringan ikat
  3. Hati
  4. Jaringan adiposa
  5. Usus


Pembahasan

Sebagai nutrisi, minyak dan lemak merupakan sumber energy utama dan digunakan sebagai energy cadangan yang disimpan pada jaringan adiposa dalam tubuh. Dua per tiga dari total energi sel tubuh berasal dari trigliserida pada jaringan adiposa ini.

Kimia SMA XII, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.295