Kumpulan Soal dan Pembahasan Asam Basa

Unduh soal pembahasan asam basa untuk kelas XI SMA/MA

Soal dan pembahasan asam basa ini dari berbagai penerbit buku seperti Erlangga oleh Michael Purba KTSP 2006 dan Unggul Sudarmo Kurikulum 2013, Yudhistira, Platinum, Grafindo, Phißeta dan Esis

Download File dalam format .doc agar mudah dibaca dan tertata rapi.

Google Drive | Zippyshare | Mirror

Soal dan Pembahasan

 

  1. Menurut teori asam-basa Bronsted-Lowry, asam didefinisikan sebagai zat yang . . . .
  2. Meningkatkan [H+] bila dimasukkan kedalam H2O
  3. Menurunkan [H+] bila dimaasukkan kedalam H2O
  4. Meningkatkan [OH] bila dimasukkan kedalam H2O
  5. Menerima 1 H+ dari pasangan reaksinya
  6. Memberi 1 H+ dari pasangan reaksinya

Sumber:, A.Haris Watoni, 2014, Kimia Untuk SMA/MA kelas XI, Penerbit Yrama Widya, Bandung, h.254

Pembahasan:

Teori asam Brosnted-Lowry:

Asam: zat yang memberikan 1 H+ pada pasangan reaksinya.

Basa: zat yang menerima 1 H+ dari pasangan reaksinya.

Jawaban: D

 

  1. Kertas lakmus biru akan berubah menjadi merah, bila dimasukkan ke dalam larutan…
  2. Kalium hidroksida
  3. Natrium klorida
  4. Barium sulfat
  5. Asam klorida
  6. Natrium nitrat

Sumber : Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara, Jakarta h.173

Pembahasan:

Kertas lakmus adalah kertas yang diberi suatu senyawa kimia sehingga akan menunjukkan warna yang berbeda setelah dimasukkan pada larutan asam maupun basa. Warna kertas lakmus akan berubah sesuai dengan larutannya. Kertas lakmus biru akan berubah menjadi merah bila dimasukkan kedalam larutan asam klorida, karena asam klorida merupakan asam kuat.

Jawaban: D

 

  1. Untuk mengukur derajat keasaman asam atau basa yang akurat, paling tepat menggunakan. . . .
  2. Fenolftalein
  3. Metil jingga
  4. pH meter
  5. Bromtimol biru
  6. Universal

Sumber: Unggul Sudarmo,  2013, Kimia SMA/MA Kelas XI, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.221

Pembahasan:

pH meter adalah alat pengukur pH dengan ketelitian yang sangat tinggi. pH meter dapat menyatakan pH larutan sampai dua angka desimal pada suhu tertentu.

Jawaban: C

 

  1. Reaksi yang tidak menghasilkan gas adalah . . . .
  2. Logam magnesium dengan asam klorida encer
  3. Natrium karbonat padat dengan asam sulfat encer
  4. Logam besi dengan asam sulfat encer
  5. Amonium klorida dengan natrium hidroksida
  6. Logam tembaga dengan asam klorida encer

Sumber: Unggul Sudarmo,  2013, Kimia SMA/MA Kelas XI, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.222

Pembahasan:

Cu tidak bereaksi dengan HCl karena Cu terletak disebelah kanan H dalam deret volta. Logam-logam yang terletak disebelah kanan H dalam deret volta bersifat mulia atau setengah mulia. Logam setengah mulia seperti Cu hanya larut dalam asam oksidator( asam sulfat pekat, asam nitrat pekat dan asam nitrat encer ) sedangkan logam mulia seperti emas dan platina hanya larut dalam campuran HCl pekat dan asam nitrat pekat.

Jawaban: E

 

 

  1. Larutan yang mempunyai pH lebih besar dari 7 adalah . . . .
  2. Gula
  3. Alkohol
  4. Amoniak
  5. Asam nitrat
  6. Asam klorida

Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara, Jakarta, 220

Pembahasan:

pH gula adalah netral(pH=7), sedangkan asam memiliki pH<7, pH alkohol adalah hampir netral 7,33. Amoniak merupakan basa, yang memiliki pH=12. Sehingga larutan yang mempunya pH lebih besar dari 7 adalah amoniak

Jawaban: C

 

  1. Derajat keasaman dari larutan 100 ml H2SO4 0,02 M adalah . . . .
  2. 2 – log 4
  3. 2 + log 4
  4. 2 + log 2
  5. 12 + log 4
  6. 12

Sumber : Sumarjono, 2010, Jalan Pintas Pintar Kimia, Penerbit Andi, Yogyakarta, h.119

Pembahasan:

H2SO4 merupakan asam kuat, bervalensi 2

[H+] = Ma x Val

= 0,02 x 2 = 4 x 10-2

pH   = -log 4 X 10-2

= 2-log 4

Jawaban: A

 

  1. Berapakah konsentrasi ion [OH] dalam larutan jika konsentrasi H+ = 2 X 10-4 M (Diketahui Kw = 10-14)…….
  2. 5 X 10-10
  3. 5 X 10-18
  4. 0,2 X 10-10
  5. 0,2 X 10-8
  6. 2 X 10-10

 

Sumber : Priambodo, Erfan, dkk, 2009, Aktif Belajar Kimia : untuk SMA dan MA Kelas XI, Depdiknas, h. 117

Pembahasan:

Dalam larutan dengan pelarut air, berlaku :

[H+] [OH] = 10-14, jika [H+] = 2 x 10-4 M, maka :

 

2 x 10-4    [OH]       =     10-14

[OH]=
[OH]       =   5 X 10 -10

Jawaban: A

 

  1. Larutan asam lemah NH4OH 0,1 M,dan Kb = 10-5 ,   nilai pH larutan tersebut adalah… . .
  2. 11
  3. 3
  4. 9
  5. 14
  6. 6

Sumber: Unggul Sudarmo,  2013, Kimia SMA/MA Kelas XI, Penerbit Erlangga, Jakarta, h.202

Pembahasan:

[OH]  =

[OH]  =

[OH]  =

[OH]  = 10-3

 

 

pOH  = -log 10-3                pH = 14 – pOH

= 3                                 = 14 – 3 = 11

Jawaban : A

 

  1. dari senyawa-senyawa dibawah berikut yang berperan sebagai asam Bronsted dan basa Bronsted adalah…..
  2. Cl
  3. H2O
  4. CO2
  5. CO32-
  6. NO3

Sumber: A.Haris Watoni, 2014, Kimia Untuk SMA/MA kelas XI, Penerbit Yrama Widya, Bandung, h.220

Pembahasan:

H2O dapat berperan sebagai asam Bronsted karena mengandung atom hydrogen dengan bilangan oksidasi +1. Dan dapat juga berperan sebagai basa Bronsted karena mengandung paling sedikit satu pasang elektron bebas. Hal ini dapat ditinjau dari struktur Lewis H2O

 

H                O                H

 

Jawaban: B

 

  1. Diantara zat-zat berikut yang memiliki keasaman paling kuat adalah….
  2. HCN (Ka = 6,0 x 10-10)
  3. CH3COOH (Ka = 1,8 x 10-5)
  4. HCl (Ka = 1 x 106 )
  5. NH3 (Ka = 10-33)
  6. H2O (Ka = 1,8 x 10-16)

Sumber: A.Haris Watoni, 2014, Kimia Untuk SMA/MA kelas XI, Penerbit Yrama Widya, Bandung, h.222

 

 

Pembahasan:

Berdasarkan nilai Ka urutan keasaman adalah sebagai berikut: NH3< H2O< HCN< CH3COOH<HCl

Jadi, HCl adalah zat yang memiliki keasaman paling kuat

Jawaban: C

 

  1. Diantara spesi berikut manakah yang tidak berlaku sebagai asam Bronsted-Lowry…..
  2. NH4+
  3. H2O
  4. HCO3
  5. CO32-
  6. H2CO3

Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara, Jakarta h.222

Pembahasan:

Berdasarkan teori Bronsted-Lowry, asam didefinisikan sebagai pendonor 1 ion H+ pada basa, dan basa didefinisikan sebagai penerima 1 ion H+ dari asam. Spesi yang tidak memiliki atom H tidak dapat berperan sebagai pendonor H+, oleh karena itu spesi yang tidak berlaku sebagai asam Bronsted-Lowry ialah CO32-

Jawaban: D

 

  1. Larutan CH3COOH 0,01 M ,Harga Ka = 1,8 x 10-5, nilai kosentrasi ion H+ larutan tersebut adalah……
  2. 8 x 10-7
  3. 4,2 x 10-4
  4. 4,2 x 10-6
  5. 2,4 x 10-4
  6. 2,4 x 10-6

Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara, Jakarta h.178

Pembahasan:

[H+]   =

=

          =

          = 4,2 . 10-4

Jawaban: B

 

  1. Berapa harga Ka asam asetat jika 0,1 mol CH3COOH dalam 1 liter laerutan mengandung 0,001 M ion H+?
  2. 1 x 10-7
  3. 1 x 10-6
  4. 1 x 105
  5. 1 x 10-5
  6. 1 x 106

Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara, Jakarta h.179

Pembahasan:

[H+]            =

1 x 10-3       =

(1 x 10-3)-2  = Ka  x 0,1

Ka               =    = 1 x 10-5

Jawaban: D

 

  1. Hitunglah pH larutan jika 17,1 gram Ba(OH)2 dilarutkan dalam air sehingga volume larutan menjadi 500 mL. (Ar Ba = 137; O = 16; H = 1)
  2. 13,60
  3. 16,30
  4. 8
  5. 9,70
  6. 11

Sumber: Sri Rahayu Ningsih, dkk, 2007, Sains Kimia 2 SMA/MA, Bumi Aksara, Jakarta h.188

Pembahasan:

[Ba(OH)2] =  x

= 0,2 M

Ba(OH)2                                     Ba2+     +    2OH

0,2 M                                 0,2 M         0,2 M

[OH]   = 2 x 0,2 M

= 0,4 M

pOH    = – log 0,4

= – log 4 x 10-1

                = 1 – log 4

pH       = 14 – pOH

= 14 – (1 – log 4)

= 13 + log 4

= 13 + 0,60

= 13,60

Jawaban: A

 

  1. Perhatikan data pengujian pH beberapa sampel air limbah berikut!
Jenis air limbah P Q R S T
pH 8 5,5 7,6 9,4 4,7

Air limbah yang tercemar asam adalah . . . .

  1. P dan Q
  2. Q dan T
  3. R dan S
  4. S dan T
  5. T dan R

Sumber: Sumber: A.Haris Watoni, 2014, Kimia Untuk SMA/MA kelas XI, Penerbit Yrama Widya, Bandung, h.255

Pembahasan:

Nilai pH untuk asam <7 sehingga berdasarkan data diatas dapat diketahui air limbah yang tercemar asam adalah Q dan T

Jawaban: B

 

  1. Beberapa larutan diuji dengan kertas lakmus didapat hasil sebagai berikut.
Larutan Lakmus Merah Lakmus biru
1 Merah Merah
2 Biru Biru
3 Merah Merah
4 Biru Biru
5 Merah Biru

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan data di atas, larutan yang bersifat asam adalah…..

  1. Larutan 1 dan 2
  2. Larutan 1 dan 3
  3. Larutan 2 dan 3
  4. Larutan 2 dan 4
  5. Larutan 4 dan 5

Jawaban B. 1 dan 3

 

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.173.

Lakmus merupakan salah satu indikator pH dengan perubahan warna merah ke biru trayek pH 4,5-8,3. Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru. Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru.

Kimia SMA XI, Drs. Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.150.

 

 

  1. Menurut konsep asam-basa Bronsted-Lowry dalam reaksi

NH3 + H2O → NH4+ + OH

Dapat ditarik kesimpulan…..

  1. Air adalah asam karena dapat menerima sebuah proton
  2. Amonia dan air adalah pasangan asam-basa konjugat
  3. NH3 dan NH4+ adalah pasangan asam-basa konjugat
  4. NH3 adalah asam karena memberi sebuah proton
  5. NH4+ dan OH adalah basa kuat

Jawaban C. NH3 dan NH4+ adalah pasangan asam-basa konjugat

Kimia SMA XI, Sentot Budi Rahardjo, platinum, 2014, h.228.

Menurut Bronsted-Lowry:

Asam adalah suatu spesies kimia (molekul atau ion) yang dapat mendonorkan suatu proton kepada spesies kimia yang lain atau dengan kata lain sebagai proton donor.

Basa adalah suatu spesies kimia (molekul atau ion) yang dapat menerima suatu proton dari spesies kimia yang lain atau dengan kata lain sebagai proton akseptor.

Pernyataan A tidak tepat karena asam menurut Bronsted-Lowry adalah bertindak sebagai donor proton.

Pernyataan B tidak tepat karena pasangan asam basa yaitu NH3 – NH4+  dan H2O – OH.

Pernyataan D tidak tepat karena yang bertindak sebagai asam adalah  H2O.

Pernyataan E tidak tepat karena tidak sesuai dengan konsep asam-basa Menurut Bronsted-Lowry.

Pernyataan yang tepat adalah yang C karena molekul H2O bertindak sebagai asam yang mendonorkan proton ke molekul  NH3 sebagai basa. Demikian pula ion  NH4+ bertindak sebagai asam yang  mendonorkan protonnya ke ion OH sebagai basa.

Kimia SMA XI, Sentot Budi Rahardjo, platinum, 2012, h. 188.

 

  1. Larutan dengan pH=12 dibuat dengan melarutkan a gram NaOH (Mr=40) ke dalam air hingga volum larutan 500ml. besarnya a adalah…..
  2. 4,0
  3. 2,0
  4. 1,0
  5. 0,4
  6. 0,2

Jawaban E. 0,2

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.173.

 

pH=12

[H+] = 10-12

[H+] [OH] = 10-14

10-12 [OH] = 10-14

[OH] = 10-2

pOH = -log 10-2

pOH = 2

 

Gram = mol x Mr

mol = M x v

mol = 0,01 x 0,5

mol = 0,005

 

Gram     = mol x Mr

= 0,005 x 40

= 0,2

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.147.

 

  1. Asam HA 0,1 M jika ditetesi indikator universal akan memberikan warna yang sama jika HCl 0,001 M ditetesi dengan indikator yang sama, maka harga Ka asam HA tersebut adalah…..
  2. 1 x 10-5
  3. 1 x 10-6
  4. 2 x 10-6
  5. 4 x 10-7
  6. 2 x 10-8

Jawaban A. 1 x 10-5

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.174.

[H+]           = n x Ma

= 1 x 0,001

= 0,001

[H+]           =

0,001         =

(10-3)2        = Ka x 0,1

10-6            = Ka x 0,1

Ka =

Ka = 10-5

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h. 142.

 

  1. Asam sulfat sebanyak 20 ml dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Jika ternyata diperlukan 30 ml NaOH, kemolaran larutan asam sulfat tersebut adalah…..
  2. 0,075 M
  3. 0,10 M
  4. 0,15 M
  5. 0,20 M
  6. 0,30 M

Jawaban C. 0,15 M

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.224.

V1M1   =          V2M2

        M1          =

=

=          0,15 M

Kimia SMA XI, Sandri Justiana dan Muchtaridi, Yudhistira, 2015, h.173.

 

  1. Larutan H2SO4 0,01 M akan memberikan warna yang sama dengan larutan HA 0,1 M jika ditetesi indicator yang sama, maka tetapan ionisasi (Ka) HA adalah…..
  2. 1 x 10-3
  3. 4 x 10-3
  4. 4 x 10-2
  5. 4 x 10-4
  6. 4 x 10-5

Jawaban B. 4 x 10-3

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.174.

[H+]                       = n x Ma

= 2 x 0,01

= 0,02

[H+]                       =

2 x 10-2        =

(2 x 10-2)2  = Ka x 0,1

4 x 10-4      = Ka x 0,1

Ka             =

Ka             = 4 x 10-3

 

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h. 142.

 

  1. Asam HX 0,1 M mengalami ionisasi 1%, harga tetapan ionisasi HX adalah…..
  2. 2 x 10-5
  3. 1 x 10-5
  4. 1 x 10-4
  5. 1 x 10-2
  6. 2 x 10-6

Jawaban B. 1 x 10-5

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.174.

α    =

(α)2                =

(10-2)2           =

Ka             = 10-4 x 10-1

Ka = 10-5

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.143.

 

  1. Larutan CH3COOH 0,1 M terionisasi dengan derajat ionisasi α= 0,01 mempunyai pH sebesar…..
  2. 1
  3. 2
  4. 3
  5. 4
  6. 5

Jawaban C. 3.

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.175.

α    =

(α)2                =

(10-2)2           =

Ka = 10-4 x 10-1

Ka = 10-5

[H+]     =

=

=

=10-3

pH  = -log [H+]

pH = -log 10-3

        pH  = 3

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.142.

 

  1. Terdapat 100 mL larutan NH4OH 0,1 M, Kb NH4OH = 10-5. Maka konsentrasi ion OH adalah…..
  2. 10-3 M
  3. 10-1 M
  4. 10-2 M
  5. 10-6 M
  6. 10-5 M

Jawaban A. 10-3 M

Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.174.

[OH] =

=

=

=  10-3 M

Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.174.

 

  1. pH larutan yang dibuat dari 0,001 mol KOH dalam 10 L larutannya adalah …..
  2. 11
  3. 13
  4. 12
  5. 7
  6. 10

Jawaban E. 10

Kimia SMA XI, Sandri Justiana dan Muchtaridi, Yudhistira, 2015, h.181.

M         =

=   = 0,0001

[OH] = 10-4

pOH = -log 10-4

pOH = 4

pH = 14 – pOH

pH = 14 – 4 = 10

Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.175.

 

  1. Untuk menetralkan 100 mL larutan KOH 0,1 M diperlukan larutan H2SO4 0,1 M sebenyak…..
  2. 10 mL
  3. 50 mL
  4. 100 mL
  5. 150 mL
  6. 200 mL

Jawaban C. 100 mL

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Erlangga, 2013, h.225.

V1M1 = V2M2

V=

=

= 100 mL

Kimia SMA XI, Sandri Justiana dan Muchtaridi, Yudhistira, 2015, h.173.

  1. Jika 100 mL larutan HBr 0,1 M dan 100 mL larutan NaOH 0,1 M dicampurkan maka pH campuran adalah…..
  2. 6
  3. 4
  4. 7
  5. 5
  6. 8

Jawaban C.7

Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.181.

Jumlah mmol HBr = volume HBr  x  kemolaran HBr

= 100 mL x 0,1 M

= 10 mmol

Jumlah mmol NaOH = volume NaOH  x  kemolaran NaOH

= 100 mL x 0,1 M

= 10 mmol

Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.181.

 

  1. Jika 100 mL larutan HCl 0,1 M dan 100 mL larutan NaOH 0,2 M dicampurkan maka pH campuran adalah…..
  2. 12 + log 5
  3. 10 – log 5
  4. 15 + log 5
  5. 13 – log 5
  6. 11 + log 5

Jawaban A. 12 + log 5

Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.181.

HCl  + NaOH  → NaC  + H2O

m :       10                    20

r :         10                    10                          10  10

s :         –                       10

n HCl = M x V

= 0,1 x 0,1

= 0,01 mol

= 10 mmol HCl

n NaOH = M x V

= 0,2 x 0,1

= 0,02 mol

= 20 mmol NaOH

HCl dan NaOH memiliki koefisien reaksi yang sama besar. Tetapi jumlah mmol NaOH lebih besar daripada jumlah mmol HCl. Dalam hal ini senyawa yang habis bereaksi senyawa yang memiliki jumlah mmol lebih kecil (HCl).

Jadi setelah reaksi, bersisa 10 mmol OH dalam volume larutan 200 mL, maka ;

[OH] =  = 0,05 M

pOH= -log 5 x 10-2

pOH= 2 – log 5

pH= 14 – Poh

pH= 14 – (2 – log 5)

pH = 12 + log 5

Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.182.

 

  1. Jika 3,7 gram Ca(OH)2 dilarutkan dalam air hingga volume 50 mL, konsentrasi OH…..
  2. 0,5 M
  3. 1 M
  4. 2 M
  5. 4 M
  6. 6 M

Jawaban C. 2 M

Buku soal kimia mandiri, Soedjono, Erlangga, 2018, h.72.

Mol =

=

= 0,05 mol

[H+] = n x

= 2 x

= 2

Kimia SMA XI, Unggul Sudarmo, Phibeta, 2006, h.

  1. Derajat ionisasi larutan CH3COOH yang memiliki pH = 3 adalah… (K2 = 10-5)
  2. 1 %
  3. 5 %
  4. 10 %
  5. 15 %
  6. 20 %

Jawaban C. 10 %

 

Buku soal kimia mandiri, Soedjono, Erlangga, 2018, h.73.

pH = 3

[H+] = 10

Ma = 10-3

α =

α =

= 10-1

= 0,1 x 100

= 10 %

Kimia SMA XI, Nana Sutresna, Grafindo, 2013, h.170.

 

  1. HCN adalah gas yang larut dalam air dan bersifat asam lemah dengan nilai tetapan kesetimbangan Ka = , pH dari 1 liter larutan HCN 0,1 N adalah…….
  2. 5,16    5,13
  3. 5,15                5,12
  4. 5,14

(OSK-2004 A.Haris Watoni: OSN Kimia SMA)

Pembahasan :

HCN(aq)  H(aq) + CN (aq)            Ka =

        [H+] =  = =

pH = − log [H+]

pH = − log [ ] = 5,16

 

  1. Diantara kelompok asam berikut yang tergolong asam kuat adalah …….
  2. Asam klorida, asam sulfat dan asam asetat
  3. Asam sulfat ,asam nitrat ,dan asam klorida  
  4. Asan karbonat, asam asetat, dan asam fosfat
  5. Asam sulfide, asam flourida, dan asam sianida
  6. Asan asetat ,asam klorida,dan asam fosfat

(Drs. Michael Purba,M.Si, 2006,Kimia SMA kelas XI: Erlangga ,halaman 204)

Pembahasan :

Asam kuat merupakan senyawa elektrolit kuat.Di dalam air, senyawa ini dapat menghasilakan ion H+ secara sempurna, yaitu seluruh molekul asam membentuk ion.Dalam penulisan reaksi ionisasi asam kuat digunakan satu anak panah yang menyatakan bahwa seluruh senyawa asam kuat terionisasi

  (aq) + -2(aq)

          (aq) + (aq)

        (aq) (aq)

 

  1. Asam metanoat atau asam format (CHOOH) adalah komponen sengat dari semut api , nilai Kb dari basa konjugasinya jika diketahui Ka dari CHOOH = 1,8 × dan Kw = 1,0 × adalah…….
  2. 5,55 x                5,58 x
  3. 5,56 x    5,59 x
  4. 5,57 x

(J.M.C, Johari,MSc dan Ir. M. Rachmawati,2006, MPhil,Kimia SMA dan MA: Esis ,Halaman 203)

Pembahasan :

CHOOH (aq) + H2O(l) H3O+(aq)   +          (aq)

Asam                     Basa      Asam Konjugasi        Basa Konjugasi

Nilai Kb dari basa konjugasinya :

Ka × Kb = Kw

Kb =  =  = 5,56 ×

 

 

 

  1. Larutan CH3COOH 0,05 M memiliki Ka = , pH larutan tersebut adalah……..
  2. 3,5 − log 2   3,5 – log 3
  3. 3,6 – log 2    6,3 – log 2
  4. 3,7 – log 3

(Drs. Michael Purba,2006, M.Si ,Kimia SMA kelas XI: Erlangga ,halaman 184)

Pembahasan :

[H+] =

=

pH = − log

= 3,5 – log 3

 

  1. Berapakah pH larutan yang dibuat dari 0,001 mol KOH dalam 10 L air…….
    1. 10   7
    2. 12   4
    3. 11

(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 186)

Pembahasan :

[OH] = [KOH] =

=  = M

pOH  =

=  = 4

pH  = 14 – pOH = 14 – 4 = 10

 

  1. Terdapat 100 mL larutan CH3COOH 0,1 M yang memiliki Ka = , nilai [H+] dan α adalah…….
  2. M dan
  3. M dan
  4. M dan
  5. M dan
  6. M dan

(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 181)

Pembahasan :

 

[H+] =

=

=

α =  =

=

Jadi, [H+] =  dan  α =  

 

  1. Jika larutan Ca(OH)2 0,02 M , maka konsentrasi ion OHdalam larutan tersebut adalah……
    1. 0,01    0,005
    2. 0,02     0,004
    3. 0,03

(J.M.C, Johari,MSc dan Ir. M. Rachmawati,2006, MPhil,Kimia SMA dan MA: Esis ,Halaman 203)

Pembahasan :

Ca(OH)2(aq) Ca2+(aq) + 2 OH(aq)

Jadi, [OH] = ( valensi basa ) [Ca(OH)2]

= (2) × 0,02

=  0,04 M

 

 

  1. Asam lemah HA memiliki pH = 3. Konsentrasi HA adalah…….(Ka HA = )
    1. 0,1 M    0,0001 M
    2. 0,01 M    0,00001 M
    3. 0,001 M

(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 184)

Pembahasan :

pH =

3 =

= anti log 3

=

[H+] =

[H+]2 =

( 2 =

=  = 0,1 M

 

  1. Jika larutan NaOH 0,01 M, maka nilai [H+] dan [OH] yang terdapat dalam larutan tersebut adalah…….(25°)
    1. 0,001 dan    0,01 dan
    2. 0,01 dan     0,001 dan
    3. 0,001 dan

(Unggul Sudarmo,2006, Kimia Untuk SMA Kelas XI : Phißeta,halaman142)

Pembahasan :

NaOH(aq) →     Na+(aq) + OH(aq)

0,01 M                          0,01 M

[OH] = 0,01 M

Kw   = [H+]  [OH]

= [H+] [0,01]

   [H+] =

 

  1. Terdapat 600 mL larutan NH4OH(aq) 0,01 M. Diketahui Kb NH4OH = , konsentrasi OHdan α nya adalah……
    1. dan                         dan
    2. dan                      dan
    3. dan

(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI :Grafindo, halaman 184)

Pembahasan :

[OH] =

=

=

α =  =

=

Jadi, [H+] =  dan  α =

 

  1. Derajat keasaman (pH) asam etanoat 0,02 M ( Ka = ) adalah……
    1. 2 − log 3,5    3,5 + log 2
    2. 3,5 − log 2     7 − log 4
    3. 3,5 − log 4

(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 187)

Pembahasan :

[H+] =

=

=  =

pH  = − log [H+]

= − log

= 3,5 − log 2

 

  1. Jika 100 mL lautan HCl 0,01 M dan 100 mL larutan NaOH 0,1 M dicampurkan, maka jumlah garam NaCl (Mr = 58,5) yang terbentuk adalah…..
    1. 58,5 mg    55,5 mg
    2. 57,5 mg e.    585 mg
    3. 56,5 mg

(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 187)

Pembahasan :

Jumlah mmol NaCl = jumlah mmol HCl

= jumlah mmol NaOH = 10 mmol

Massa NaCl = jumlah mmol NaCl × Mr NaCl

= 10 mmol × 58,5 mg mmol−1 = 585 mg

 

  1. Jika 100 mL larutan BOH 0,1 M memiliki konsentrasi ion OH yang sama dengan konsentrasi ion OH dalam 50 mL larutan NaOH 0,001 M, nilai Kb BOH nya adalah…..

(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 184)

Pembahasan :

[OH] dari NaOH = [OH] = 0,001 =  M

[OH] dari BOH = [OH] dari NaOH =  M

[OH]   =

M =

M =

Jadi, =  =  

  1. larutan asam asetat 0,1 M (Ka = 1,7 × ) , maka pH larutan tersebut adalah ……
    1. 3    

(Unggul Sudarmo,2006, Kimia Untuk SMA Kelas XI : Phißeta,halaman142)

Pembahasan :

[H+] =

=

=  M

pH  = − log [H+]

= − log

= 3 − log 1,3

 

 

  1. Pada suatu larutan tertentu yang mengandung M ion OH ,konsentrasi ion H+ larutan tersebut adalah…..
    1.  

(Nana Sutresna,2007, Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XI : Grafindo, halaman 185)

Pembahasan :

[H+] =  =

= M